Iran di antara 6 Negara Teratas dalam Produksi Vaksin

Kamis, 10/02/2022 15:47 WIB

TEHERAN, Jurnas.com – Anggota parlemen Iran menyoroti kemajuan negara di bidang kesehatan dan medis dan mengatakan Iran termasuk di antara enam negara teratas di dunia dalam hal produksi vaksin.

Kepala Komisi Kesehatan Parlemen Iran, Hossein Ali Shahriari mengatakan kepada Tasnim, Iran telah membuat kemajuan luar biasa di bidang kesehatan dan medis selama beberapa dekade terakhir.

Ia mngatakan, sebelum kemenangan Revolusi Islam 1979, Iran menghadapi kekurangan dokter, perawat dan peralatan medis dan harus bergantung pada staf medis asing dari negara-negara seperti India, Pakistan, dan Bangladesh.

"Namun, hari ini, 8.000 hingga 10.000 dokter, dokter gigi, dan apoteker lulus dari universitas di negara itu setiap tahun," kata Shahriari.

Ia menambahkan, sementara banyak pasien harus pergi ke luar negeri untuk perawatan dan operasi saat itu, saat ini rumah sakit Iran menerima pasien yang datang dari negara lain untuk perawatan.

Shahriari juga mengatakan bahwa Iran termasuk di antara enam negara teratas dalam produksi vaksin dan ini terutama disorot dengan produksi massal vaksin virus corona yang ditanam di dalam negeri.

Negeri Para Mullah sejauh ini telah mengizinkan penggunaan beberapa vaksin COVID-19 buatan sendiri, termasuk Barekat, Fakhra, dan Pasteur.

TERKINI
PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi Gencatan Senjata Masih Berlaku, Israel Terus Bombardir Gaza Skin Booster dari Kulit Mayat Tuai Kontroversi di Korsel