Senin, 07/02/2022 11:36 WIB
SYDNEY, Jurnas.com - Pemerintah Australia akan sepenuhnya membuka kembali perbatasannya untuk semua pemegang visa yang divaksinasi mulai 21 Februari 2022.
Australia telah menutup daerah perbatasannya dari pihak luar pada Maret 2020. Namun dikecualikan pada penduduknya, migran terampil, pelajar internasional, dan pekerja musiman tertentu.
"Jika Anda divaksinasi ganda, kami berharap dapat menyambut Anda kembali ke Australia," kata Perdana Menteri Australia, Scott Morrison saat konferensi pers, Senin (7/2).
Australia telah mengupayakan pembukaan kembali perbatasan yang terhuyung-huyung sejak akhir tahun lalu yang memungkinkan migran terampil, pelajar internasional, dan backpacker memasuki negara itu.
Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel
Australia: Canberra Berkepentingan Atas Terbukanya Selat Hormuz
Perkuat Pertahanan, Australia Siapkan Rp60 Triliun untuk Belanja Drone
Di negara yang berjuluk Benua Hijau itu, warga yang berumur 16 tahun ke atas telah mencapai 95 persen memenuhi vaksinisasi ganda terhadap COVID-19.
Sementara, hampir 9 juta orang melaksanakan vaksin dengan lebih dari dua dosis, yang mewajibkan semua turis internasional untuk melakukan dan memberikan tanda vaksinisasi untuk memasuki Australia.