UI Beri Diskon 50 Persen Uang Pangkal bagi Lulusan Cumlaude

Rabu, 02/02/2022 15:05 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Universitas Indonesia (UI) memberikan diskon 50 persen yang pangkal, bagi lulusan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UI, yang bepredikat cumlaude.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Dekan bidang bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan UI, Fibria Indriati, saat membuka kegiatan Yudisium pada Jumat (28/1) pekan lalu.

Pada semester gasal tahun akademik 2021-2022, FIA UI meluluskan 153 wisudawan yang terdiri dari 115 wisudawan program sarjana, 35 wisudawan program magister, serta tiga wisudawan program doktor.

Hasil ini tidak jauh berbeda dari pencapaian lulusan di semester genap sebelumnya, dengan lebih dari 50 persen lulusan berpredikat cumlaude.

"Dari lulusan tersebut, 76 wisudawan lulus dengan predikat cumlaude, 74 wisudawan berpredikat sangat memuaskan, serta 3 orang dengan predikat memuaskan," ujar Indriati.

Dekan FIA UI, Chandra Wijaya, turut menyampaikan apresiasi dan selamat kepada 153 orang lulusan itu. Ia menyampaikan juga tentang kebijakan terkait privilege bagi alumni yang lulus dengan predikat cumlaude maupun lulusan berprestasi.

Khusus bagi lulusan S1, lanjut Chandra, dapat melanjutkan studi ke jenjang S2 di FIA UI tanpa harus mengikuti ujian TOEFL maupun TPA, namun tetap harus mendaftar pada SIMAK UI. Selain itu, juga terdapat potongan sebesar 50 persen dari uang pangkal yang ada.

"Harapan saya, lulusan dapat memberikan karya terbaiknya kepada keluarga, bangsa dan Negara sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Selain itu, para lulusan diharapkan tidak hanya menjadi job seeker namun juga bisa menjadi seorang job creator yang bermanfaat bagi orang lain," harap dia.

"Ketiga, setelah menyandang status sebagai Alumni FIA UI, para lulusan dapat memberikan giving back kepada almamater berupa review dan masukan kepada FIA UI dalam pelaksanaan tracer study dan penilaian oleh pimpinan kerja alumni. Dan yang terakhir, yaitu para lulusan dapat terus meningkatkan kompetensi dan daya saing dengan terus belajar. Karena kegiatan belajar adalah kegiatan sepanjang hayat untuk dapat meningkatkan daya saing yang ada," imbuh Chandra.

TERKINI
Alasan Salat Tahiyyatul Masjid Sangat Ditekankan Kawasan Transmigrasi Disiapkan jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Ini Zodiak yang Dikenal Paling Jago Menggoda, Siapakah Dia? Konsisten Memperjuangkan Pesantren, Fraksi PKB DPR RI Raih KWP Award 2026