Minggu, 11/12/2016 17:07 WIB
Solo - Rumah terduga teroris Nur Solihin di Kampung Griyan RT 08/10, Kelurahan Pajang Laweyan, Solo, Jawa Tengah yang ditangkap di Bintara, Bekasi, Jawa Barat digeledah Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.
Sebelumnya, polisi juga menggeledah rumah milik keluarga istri Solihin di Pajang, Solo, sekitar pukul 11.30 WIB dan berakhir sekitar 12.15 WIB, Minggu. Menurut Lurah Pajang, Sarwoko, "Rumah itu, milik orangtua Rinda atau istri Nur Solihin. Solihin itu, pendatang hanya anak mantunya Pak Winarto," ujarnya dilansir Ant.
Baca Juga : Surat Wasiat Pelaku Bom Bintara
Sarwoko menyatakan, Solihin menikahi Rinda warga setempat sudah satu tahun ini dan mereka sudah mempunyai anak usia enam bulan. Warga sekitar sudah curiga dari melihat tingkah laku Solikin yang sangat tertutup.
Sejarah Babinsa, dari Mata dan Telinga Negara hingga Garda Teritorial Desa
Silahkan di Zoom, Ini Muka Pelaku Begal Casis Bintara Polri Satrio Mukti
Calon Siswa Bintara Polri Dibegal, Kapolri Beri Penghargaan Atas Keberaniannya
Baca Juga : Tokoh Utama Perakit Bom Bintara Ditangkap
Pengungkapan jaringan teroris yang disebut akan meledakkan bom di Istana Merdeka berbarengan parade senja Pasukan Pengamanan Presiden Markas Besar TNI itu, hanya tiga hari sebelum sidang perdana kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Basuki Purnama.
Polisi menyatakan, seorang perempuan anggota jaringan itu, Dian N Yulia (27), akan menjadi pelaku pemboman dengan cara bom bunuh diri. Polisi juga menyebut bom buatan kelompok itu di atas kelas TNT alias trinitro toluen.Keyword : Penangkapan Teroris Bintara