AS Kirim 400 Juta Dosis Vaksin COVID-19 ke 112 Negara

Kamis, 27/01/2022 09:42 WIB

WASHINGTON, Jurnas.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengirimkan 400 juta dosis vaksin COVID-19 sebagai bagian dari janjinya untuk menyumbangkan sekitar 1,2 miliar dosis ke negara-negara berpenghasilan rendah.

"Hari ini, kami akan mencapai tonggak penting dalam upaya global kami: 400 juta dosis vaksin dikirim ke 112 negara ... gratis, tanpa pamrih," kata Koordinator COVID-19 Gedung Putih, Jeff Zients kepada wartawan pada briefing, dikutip dari Reuters.

Pengiriman terbaru termasuk 3,2 juta dosis vaksin Pfizer Inc dan BioNTech SE ke Bangladesh dan 4,7 juta dosis ke Pakistan, CNN melaporkan sebelumnya pada Rabu (26/1), mengutip seorang pejabat Gedung Putih.

Pemerintahan Biden sebelumnya telah berjanji untuk menyumbangkan 500 juta dosis tahap kedua untuk program berbagi vaksin global COVAX, meningkatkan total janjinya menjadi sekitar 1,2 miliar dosis vaksin COVID, dengan batch terbaru diperkirakan akan mulai dikirimkan bulan ini.

Pakar kesehatan global mengatakan setidaknya 5 miliar hingga 6 miliar dosis dibutuhkan oleh negara-negara miskin untuk membantu melindungi mereka dari virus corona di tengah pandemi yang sedang berlangsung.

Secara keseluruhan COVAX, yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia dan Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi, telah mengirimkan lebih dari satu miliar dosis ke 144 negara dan bertujuan untuk mencapai 70 persen cakupan imunisasi COVID-19 pada pertengahan 2022.

Pakar kesehatan mengkritik negara-negara kaya karena tidak berbuat cukup untuk membuat vaksin COVID-19 lebih mudah diakses, khususnya AS yang mendorong suntikan booster untuk warga AS yang divaksinasi penuh sementara sebagian besar populasi dunia menunggu suntikan pertama.

TERKINI
Studi Ungkap Batas Suhu Padi, Indonesia Hadapi Ancaman Penurunan Produksi Konsumsi Makanan Ultraproses Bisa Merusak Kualitas Otot Secara Perlahan 8 Camilan Lezat Bernutrisi untuk Menaikkan Berat Badan Ideal 8 Bukti Nyata Kebenaran Hadis Nabi SAW tentang Fenomena Akhir Zaman