Rabu, 26/01/2022 19:26 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Mantan pemain internasional Belanda, Wim Jansen meninggal dunia pada usia 75. Ia membantu Belanda dua kali berturut-turut jadi runner-up di Piala Dunia 1974 dan 1978, sebelum melatih Feyenoord dan Celtic.
Jansen memenangkan Eredivisie pada empat kesempatan bersama Feyenoord sebagai pemain, serta Piala Eropa pada tahun 1970. Ia kembali melatih klub yang berbasis di Rotterdam pada tahun 1991, membawa mereka ke dua Piala KNVB.
"Dengan sangat sedih Feyenoord mengetahui kematian ikon klub Wim Jansen," kata klub liga Belanda dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters. "Wim Jansen adalah salah satu pesepakbola terhebat yang pernah bermain untuk Feyenoord.
"Dia melayani klub sebagai pemain muda, pemuda, asisten dan pelatih kepala, direktur teknis dan penasihat dan merupakan bagian dari tim Feyenoord paling sukses sepanjang masa," sambungnya.
Tiga Doa Ketika Mendapat Kabar Duka atau Musibah
Mengapa Warna Hitam Selalu Dikaitkan dengan Duka dan Kematian?
Dasco Kenang Titiek Puspa: Pekerja Seni yang Sumbang Banyak Karya untuk Bangsa
Jansen mengambil alih klub Skotlandia Celtic untuk musim 1997-98, di mana mereka mengklaim liga Skotlandia dan piala ganda, mencegah rival Rangers memenangkan kejuaraan kesepuluh berturut-turut.
Ia juga bertanggung jawab atas pembelian salah satu pemain hebat Celtic, yakni Henrik Larsson, yang mencetak 242 gol dalam 313 pertandingan untuk tim Skotlandia.
Jansen mengungkapkan dalam biografinya tahun 2021 "Mastermind" bahwa ia mengidap demensia.
Keyword : Legenda FeyenoordWim JansenKabar Duka