Gubernur Jabar Dinilai Tak Mendidik

Jum'at, 09/12/2016 11:05 WIB

Jakarta - Sikap Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) dinilai tidak mendidik. Hal itu terkait pernyataan yang menyebut pembubaran paksa Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) umat Nasrani oleh sekelompok Ormas di Sabuga, Bandung, sebagai perkara kecil.

Sekretaris Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurija mengatakan, sebagai seorang pejabat negara, Aher semestinya menyampaikan pernyataan yang menyejukkan bukan malah menimbulkan kotroversi.

"Itu pernyataan bukan seorang pemimpin, apapun latar belakang dia jadi gubernur dari kelompok manapun itu pernyataan yang tidak mendidik dan tidak bertanggung jawab," kata Cucun, ketika dihubungi, Jakarta, Kamis (8/12).

Sebab, kata Cucun, pernyataan seperti itu bisa dijadikan legitimasi oleh oknum dari kelompok tertentu yang mengatasnamakan agama.

"Justru dia harus jadi negarawan jangan cari muka pencitraan," tegas Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional Garda Bangsa itu.

Diketahui, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan, pembubaran KKR umat Nasrani oleh sekelompok Ormas keagamaan di Sabuga, Bandung sebagai persoalan kecil.

"Itu kan kejadian kecil yang tidak mengganggu apa-apa saya kira," kata Aher seperti dilansir cnn, di Istana Kepresidenan, Rabu (7/12).

TERKINI
Legislator PDIP: Tiket Pesawat Mahal Hambat Pariwisata dan Ekonomi Rakyat JCBC ke-17, Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Ekonomi-Perlindungan WNI Pimpinan DPR Ingatkan Pembantu Presiden Pegang Teguh Komitmen Antikorupsi Menag: Ekosistem Halal Harus Mencakup Halal, Thayyib, dan Mubaarak