Penonton Australia Terbuka Dibatasi hingga 50 Persen

Kamis, 13/01/2022 13:11 WIB

MELBOURNE, Jurnas.com - Penonton turnamen tenis Australia Terbuka akan dibatasi 50 persen dari kapasitas menyusul aturan pembatasan COVID-19 yang diperbarui untuk memerangi lonjakan kasus di Melbourne.

Masker juga akan wajib untuk semua pelanggan, kecuali saat makan atau minum, dan akan ada batas kepadatan satu orang per dua meter persegi di tempat-tempat perhotelan dalam ruangan, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

"Pembaruan pengaturan untuk Australia Terbuka ini akan membuat para penggemar, pemain, dan tenaga kerja dapat menantikan acara luar biasa yang aman dari COVID," kata penjabat menteri olahraga Victoria Jaala Pulford dalam pernyataannya, dikutip dari Reuters, Kamis (13/1).

Victoria, yang menjadi tuan rumah Grand Slam di ibu kota negara bagian Melbourne, melaporkan 37.169 kasus baru COVID-19 pada Kamis dan 25 kematian. Jumlah tersebut sedikit turun dari jumlah hari Rabu sebanyak 40.127.

Persiapan untuk Australia Terbuka, yang dimulai Senin, telah dibayangi oleh keraguan seputar partisipasi juara putra Novak Djokovic.

Djokovic ditahan oleh otoritas perbatasan Australia selama beberapa hari sebelum dibebaskan pada Senin setelah memenangkan kasus pengadilan.

Pemerintah Victoria mengatakan semua tiket yang dibeli ke Grand Slam hingga saat ini tetap berlaku, menyiratkan penjualan di acara yang biasanya ramai itu belum mencapai kapasitas 50 persen untuk sesi apa pun.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions