Sevilla Anggap Permintaan MU untuk Martial Kemahalan

Selasa, 11/01/2022 19:20 WIB

London, Jurnas.com - Direktur Olahraga Sevilla, Monchi, masih enggan melakukan kontak dengan agen Athony Martial, akibat tingginya tuntutan yang diajukan oleh Manchester United (MU).

Monchi menjelaskan bahwa Setan Merah meminta Sevilla menutupi setengah dari gaji Martial, dan juga membayar biaya pinjaman untuk sisa musim. Sayangnya, klub Andalusia itu tidak memiliki cukup uang untuk bursa transfer musim dingin.

Penyerang Prancis itu telah meminta untuk meninggalkan Manchester United, tetapi Setan Merah tidak mau menurunkan tuntutan mereka. Karena itu, kemungkinan pindah ke Sevilla untuk saat ini masih dikesampingkan, karena MU tidak akan mengubah pendirian mereka.

Sementara itu, pelatih Julen Lopetegui belum mau berkomentar soal target transfer. Di sisi lain, Sevilla harus sadar skuat saat ini harus diperkuat jika ingin tetap hidup dalam perburuan gelar LaLiga Santander.

Sevilla kekurangan sarana likuiditas, yang Monchi coba pecahkan dengan cara menandatangani pemain pinjaman. Tapi, transfer musim dingin ini bukan mudah tugas bagi seorang direktur olahraga.

Salah satu pemain yang ditempatkan Monchi di radarnya adalah pemain sayap Bologna Riccardo Orsolini. Laporan dari Italia mengungkapkan bahwa Sevilla ingin mendapatkannya dengan status pinjaman hingga Juni.

Namun, klub Serie A yang membayar 15 juta euro untuk pemain berusia 24 tahun itu pada 2019 silam, dilaporkan tidak mempertimbangkan kesepakatan seperti itu.

Orsolini bukan satu-satunya pemain yang menarik minat Sevilla, karena agen bebas Cedric Bakambu juga telah ditawarkan ke klub Andalusia tersebut.

Sevilla tidak mampu memenuhi tuntutan gaji Bakambu yang tinggi, sebab agennya meminta bonus penandatanganan dan kontrak jangka panjang untuk sang klien.

TERKINI
KPK Limpahkan Perkara Yaqut Cholil ke Pengadilan Setalah Musim Haji 2026 Alasan Burung Garuda Dipilih Sebagai Lambang Negara Indonesia KPK Tunggu Laporan JPU Sebelum Panggil Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Tebang 30 Pohon di Hutan Lindung Lampung, Dua Pembalak Liar Diamankan