Minggu, 02/01/2022 06:40 WIB
WASHINGTON, Jurnas.com - Perjalanan udara mengalami gangguan parah di Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (1/1). Cuaca buruk di beberapa bagian negara itu menambah dampak lonjakan besar infeksi COVID-19 yang dipicu oleh varian Omicron.
Dikutip dari AFP, AS memiliki 2.604 penerbangan yang dibatalkan, lebih dari setengah dari 4.529 dibatalkan di seluruh dunia, tak lama setelah 16:30 (2130 GMT), menurut situs web pelacakan FlightAware.
Selain itu, sebanyak 3.447 penerbangan domestik ditunda pada hari Sabtu, dari total 7.602 di seluruh dunia untuk hari itu.
Maskapai penerbangan AS yang terkena dampak terburuk adalah Southwest, yang harus membatalkan 13 persen dari jadwal penerbangannya, menurut situs tersebut.
AS Cabut Lisensi Perizinan Penjualan Minyak Iran
Pochettino Buka Suara Usai AS Tersingkir di Piala Dunia
25 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas Sepekan Terakhir
Di AS, bandara di Chicago sangat terpukul karena cuaca buruk. Badai salju diperkirakan akan melanda daerah itu pada Sabtu siang hingga malam.
Industri perjalanan udara global masih belum pulih dari varian Omicron yang sangat menular.
Banyak pilot, pramugari, dan staf lainnya tidak masuk kerja setelah tertular COVID-19, atau karena mereka dikarantina setelah melakukan kontak dengan seseorang yang terinfeksi.
Sekitar 7.500 penerbangan dibatalkan oleh maskapai di seluruh dunia selama akhir pekan Natal.