Selasa, 28/12/2021 09:35 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum DPP LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), Fauzan Rachman meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi fitnah dan hasutan yang dilakukan sekelompok orang untuk memecah belah NKRI.
Pernyataan Fauzan itu menanggapi sikap Habib Bahar bin Smith dan Eggi Sudjana yang dianggap telah merendahkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Adapun hasutan dan fitnah terus dihembuskan sekelompok orang sehingga dapat menimbulkan kebencian antara TNI dengan masyarakat, sehingga NKRI menjadi lemah dan terancam.
Menurut Fauzan, Jenderal Dudung merupakan petinggi TNI yang konsisten menjaga kebhinekaan.
Mensos: 32 Ribu Lebih akan Diterima sebagai Siswa Sekolah Rakyat pada 2026
Istana Duga Pencopotan Dadan Terkait Jual Beli Titik Dapur MBG
KSP dan KPK Perkuat Strategi Nasional Pencegahan Korupsi
"Beliau (Jenderal Dudung) berani melawan segala bentuk tindakan intoleransi, dan radikalisme yang sudah merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara," Fauzan di Jakarta, Selasa (28/12/2021).
Fauzan menilai sikap keras dan tegas Jenderal Dudung membuat kelompok radikal gerah. Banyak pernyataan-pernyataan Jenderal Dudung yang dipelintir dan dijadikan bahan provokasi untuk merusak keharmonisan TNI, Polri, dan masyarakat.
Fauzan meminta aparat menindak tegas siapapun provokator yang merendahkan institusi TNI maupun Polri. Jangan biarkan mereka berkeliaran bebas menebar fitnah-fitnah tidak jelas.
"Kami (GMBI) siap berdiri di depan melawan siapapun yang coba merusak nama baik TNI dan menghancurkan NKRI," tuntas Fauzan.