Sabtu, 18/12/2021 19:32 WIB
Paris, Jurnas.com - Pemerintah Prancis sedang bersiap menghadapi gelombang infeksi Covid-19 varian Omicron, yang diprediksi bakal menggila di negara itu pada Januari 2022.
Karena itu, Perdana Menteri Prancis, Jean Castex mendesak warganya agar segera mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap sebelum liburan Natal dan Tahun Baru, guna mengantisipasi potensi lonjakan infeksi.
"Gelombang kelima ada di sini dengan kekuatan penuh," kata Castex pada Sabtu (18/12) dikutip dari Aljazeera. Dia menyamakan penyebaran varian Omicron di Eropa seperti "petir".
Untuk mengekang penyebaran virus selama liburan, pemerintah melarang konser publik dan pertunjukan kembang api pada perayaan Tahun Baru. Masyarakat juga dilarang mengadakan pertemuan besar dan membatasi jumlah anggota keluarga yang berkumpul saat Natal.
Kebijakan Sekolah Pelajari Bahasa Prancis, DPR: Jangan Tergesa-gesa
Prancis Serukan Koalisi Maritim Eropa-Indo Pasifik untuk Keamanan Laut
Presiden Prancis: Indonesia Mitra Strategis dari Indo-Pasifik
"Semakin sedikit Anda (berkumpul), semakin rendah risikonya," kata Castex.
Dalam rangka pencegahan, Prancis juga membatasi masuknya turis asing dari luar Uni Eropa, termasuk dari Inggris, di mana Omicron berada di belakang rekor jumlah kasus virus corona.
Pihak berwenang menetapkan syarat bepergian ke Prancis dari Inggris yakni tes negatif kurang dari 24 jam dan isolasi wajib 48 jam pada saat kedatangan.
Keyword : Virus Covid-19 Varian Omicron Prancis Jean Castex