Kerugian Mencapai Triliunan, Sahroni: Bareskrim Harus Bongkar Habis!

Kamis, 16/12/2021 14:58 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Bareskrim Polri sedang melakukan penyelidikan dan membuka posko pelaporan untuk para korban kasus penipuan investasi terkait program suntik modal (Sunmod) alat kesehatan yang ditaksir merugikan para korban hingga Rp1,3 triliun.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III  DPR RI asal Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni menyampaikan, kasus seperti ini memang harus segera ditindak mengingat kerugian yang dicapai hingga triliunan rupiah.

“Ini bisa dibilang scam investasi terbesar tahun ini, karena kerugiannya mencapai lebih dari 1 triliun. Untuk itu saya mendukung langkah Bareskrim yang begitu kasus ini muncul langsung melakukan penyelidikan dan membuka posko laporan. Merupakan suatu langkah tegas dan cepat dari Bareskrim yang patit diapresiasi,” ujar Sahroni, kepada wartawan, Jakarta, Kamis (16/12).

Lebih lanjut, Sahroni juga meminta agar Bareskrim Polri mengusut tuntas semua aduan masyarakat. Sahroni juga mengusulkan adanya kolaborasi antara Polri dengan OJK untuk langkah pencegahan agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan.

“Setelah kemarin ramai kasus pinjol, sekarang kasus penipuan investasi. Menurut saya kasus scam investasi seperti ini juga sudah sangat mengkhawatirkan. Karenanya, selain ada langkah tindakan dan investigasi kita butuh langkah pencegahan. Sebaiknya Polri dan OJK melakukan kolaborasi saja dalam hal literasi keuangan. Sehingga ada langkah preventif yang dirancang,” demikian Sahroni.

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Timur Tengah Terus Memanas Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut