Senin, 06/12/2021 15:02 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Kalamaya Band hadir dengan formasi terbaru dan single baru, namun tetap di jalur pop rock dengan musik dan lirik “jualan” banget. Kini band asal Semarang, Jawa Tengah itu diisi oleh 4 personelnya Rendy (vokalis), Adit (gitaris), Sam (Keyboard), Sugest (Bass) dan satu additional player pada drum dengan singlenya ‘Ketika Semua Harus Berakhir’ (KSHB).
“Kami hadir dengan formasi baru. Karena kami tahu, perpisahan tidak harus diakhiri dengan kegalauan. Kami harus terus berjalan,” kata Rendy tentang makna single ‘Ketika Semua Harus Berakhir’, saat ditemui di Alaric Coffe, Bintaro Jaya, Tangerang, Sabtu (4/12).
Sebagai motor penggerak band sekaligus pencipta lagu-lagu Kalamaya, Sugest mengatakan bahwa lirik lagu ini merupakan curahan hati dari seorang sahabat yang menceritakan tentang perpisahan dengan kekasihnya.
“Hal yang menarik, saat perpisahan tersebut tidak terbesit sebuah penyesalan di wajahnya. Sekaligus menjadi inspirasi saya untuk menulis lirik ‘KSHB,” ungkap Sugest.
“Kami sangat yakin dengan kekuatan lagu yang kami kemas dengan easy listening mungkin, sehingga gampang diikuti oleh pendengarnya. Hal yang paling berat bagi kami sebenarnya bertahan, di antara gempuran-gempuran musik dan persaingan yang tidak akan pernah berhenti,” sambungnya.
Kalamaya berharap menjadi salah satu band yang dirindukan karena bisa menghibur hati pendengarnya. Bisa menjadi band pilihan, diantara sekian banyaknya band yang ada di Tanah Air.
“Itulah harapan kami. Kini, lagu ‘Ketika Semua Harus Berakhir’ sudah bisa dinikmati melalui berbagai platform digital musik. Mohon lagu di-like dan subscribe,” jelasnya.
SHB menjadi single ke-4, setelah sebelumnyai Kalamaya sukses merilis single Ijinkanku (Maret, 2021), Bosan (Januari, 2021) dan single perdana, Yang Ku Cinta, rilis pada November 2021.