Jum'at, 03/12/2021 20:55 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kerjaan Arab Saudi resmi persilahkan jemaah asal Indonesia untuk laksanakan umarh. Tapi ternyata, bersamaan dengan itu ada negara yang mendapat larangan memasuki wilayah negara itu.
Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Firman M Nur mengatakan, bersamaan dengan pengumuman diperbolehkannya jemaah umrah asal Indonesia, Arab Saudi melarang penerbangan dari 16 negara asal Afrika menyusul munculnya varian baru Corona yaitu Omicron.
Menurut dia, pemerintah Arab Saudi sangat mempertimbangkan kondisi Covid-19 suatu negara sebelum menerima penerbangan dari berbagai negara yang akan menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Jadi memang kondisi Covid-19 di suatu negara ini menjadi pertimbangan mereka. Di satu sisi mereka membuka untuk kita, di sisi lain dia menutup beberapa negara yang terindikasi penyebaran virus Omicron," tuturnya.
Insiden Delay Bagasi Parah di Bandara KLIA, Menteri Panggil Pengelola
Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi
1.500 UMKM Ramaikan Fesitaval 1001 Malam, Lampung Timur Bidik Desa Mandiri
Masyarakat diharapkan untuk bisa tetap melaksanakan protokol kesehatan walaupun kasus Covid-19 saat ini sudah mulai landai. Selain itu, varian baru Omicron juga penting diwaspadai.
"Kita berharap bisa menjaga penyebaran Covid-19 yang baik, sehingga Saudi Arabia tidak berfikir lain untuk membolehkan kita menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci," lanjutnya.
"Indonesia tidak di-suspend (terkait varian Omicron), karena sempat ada baru jumpa pers dari Saudi Arabia, juru bicaranya menyampaikan bahwa tidak perlu berlebihan menyikapi kondisi ini, dan tidak ada kebijakan baru seperti penutupan atau pengurangan atau segala macam," bebernya.
Keyword : Arab Saudi Umrah Virus Omicron