Selasa, 23/11/2021 15:40 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Masyarakat pasti tahu kalau ke toilet pertamina untuk sekedar buang air keecil dan buang air besar harus dikenakan tarif. Untuk tariff tersebut bervariasi, mulai dari 2 ribu rupiah untuk buang air kecil dan 4 ribu rupiah untuk buang air besar.
Terkait hal tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegur langsung Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengenai fasilitas toilet berbayar di SPBU Pertamina . Erick beranggapan bahwa Pertamina seharusnya bisa menggratiskan toilet mengingat merupakan fasilitas umum.
“Kenapa gak gratis? Kan ini fasilitas umum?” tanya Erick Thohir ke sang penjaga toilet, dikutip dari Instagram resminya.
“Saya kurang tau, Pak. Saya cuma kerja, Pak,” jawab penjaga toilet tersebut.
KPK Dalami Keuntungan dalam Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
Desak Evaluasi Program MBG, BEM SI: Tapi Jangan Dibatalkan
Antrean SPBU Disorot, Pimpinan DPR: Jangan Panik, Harga BBM Tidak Berubah
“Kepada direksi Pertamina, saya mengharapkan fasilitas umum seperti ini harusnya gratis. Karena kan sudah dapet dari jualan bensin,” tegas Erick.
Pertamina telah mendapatkan uang dari toko kelontong yang berada di kawasannya. Oleh karena itu, sudah seharusnya masyarakat mendapatkan fasilitas tambahan yang tidak perlu mengeluarkan biaya.
“Saya minta direksi Pertamina harus perbaiki. Dan saya minta nanti seluruh kerja sama dengan POM-POM bensin swasta yang di bawah Pertamina juga toiletnya gak boleh bayar. Harus gratis!” pinta Erick.
"Toilet merupakan salah satu bentuk layanan yang ada di SPBU. Kami akan sosialisasikan kembali ke para pemilik SPBU untuk meningkatkan layanan ke masyarakat," kata Corsec Subholding Commercial And Trading Pertamina Irto Ginting.
Keyword : Erick ThohirSPBUGratisToilet