Senin, 22/11/2021 20:45 WIB
Berlin, Jurnas.com - Mantan presiden Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge menilai David Alaba seharusnya tinggal di Munich pada musim panas lalu. Namun saat kontrak pemain internasional Austria berakhir, dia bergabung ke Real Madrid dengan status bebas transfer.
Alaba pun mencapai puncaknya di Spanyol. Dia berhasil beradaptasi secara instan dengan lingkungan barunya, dan menjadi pemimpin pertahanan Los Blancos.
"Pada dasarnya, saya pikir semua orang setuju bahwa jalan keluar ini seharusnya tidak terjadi," kata Rummenigge kepada Sky90 dikutip dari Marca pada Senin (22/11).
"Jangan lupa, bocah itu tumbuh di Bayern Munich. Dia bermain di sana selama 13 tahun dan selalu menjadi bagian penting dari DNA Bayern," sambung dia.
Lennart Karl Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026 Akibat Cedera
Madrid Selangkah Lagi Amankan Ibrahima Konate, Perez Beri Sinyal Kuat
Juara Liga Spanyol, Flick Sampaikan Pesan Emosional untuk Fans
"Sayangnya, semuanya agak macet di beberapa titik. Baik secara ekonomi atau lingkungan. Itu sulit untuk dinilai sekarang. Yang utama adalah, sayangnya, dia sudah tidak ada lagi. Saya pikir kepergian ini setidaknya belum dikompensasi dengan semestinya," lanjut dia.
Rummenigge mengatakan bahwa klub pada musim panas lalu telah melakukan segalanya agar Alaba tidak hengkang. Namun semua berubah ketika El Real datang dengan tawaran yang menarik.
"Dia ingin meninggalkan klub karena dia jelas mendapat tawaran yang sangat menarik dari Real Madrid," ungkap dia.
Alaba menjadi starter yang tak tergantikan di Real Madrid. Dia telah mencetak satu gol dan mencatatkan tiga assist sejauh musim ini.