DPR Ajak Masyarakat Galakkan Gerakan Disiplin Prokes Cegah Lonjakan Covid-19

Selasa, 16/11/2021 14:48 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kalangan dewan mengajak masyarakat untuk terus menggalakkan gerakan disiplin protokol kesehatan (prokes) karena hingga saat ini belum sepenuhnya dilakukan oleh masing-masing individu dengan tertib.

"Contohnya, masyarakat di desa-desa sudah banyak yang meninggalkan pemakaian masker," kata Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani melalui keterangan tertulisnya, Selasa (16/11).

Oleh karena itu, adanya penurunan kebiasaan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara berkelanjutan harus terus diingatkan dan digalakkan karena merupakan tugas bersama dalam upaya melawan pandemi Covid-19.

"Jangan lelah untuk tertib menerapkan protokol kesehatan, ini menjadi satu-satunya jalan melindungi diri dan keluarga di luar vaksinasi," kata Christina.

Menurut dia, melonjaknya kasus Covid-19 pascalibur akhir tahun sebelumnya harus menjadi catatan dan pelajaran penting serta sudah sepatutnya menjadi perhatian bersama.

"Berdasarkan pengalaman, peningkatan kasus selalu terjadi pascalibur panjang, ini yang perlu diwaspadai," kata anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI itu.

Dia menilai pemerintah perlu mengambil langkah antisipatif yang sewajarnya dan harus didukung rakyat demi kebaikan bersama. Pola-pola pengetatan menjelang dan pascalibur panjang harus diterapkan.

"Kita bersyukur sejauh ini pandemi di Indonesia berhasil dikendalikan, jangan sampai lengah karena akan menyulitkan upaya penanganan dan perbaikannya nanti," kata dia.

Kemudian, berdasarkan catatan atau data yang diterima oleh DPR hingga Minggu (14/11) 2021, total vaksinasi nasional dosis pertama sudah mencapai 62,6 persen. Sedangkan dosis kedua sudah mencapai 40,4 persen.

"Saya optimis target 70 persen vaksinasi dosis pertama dapat tercapai di akhir tahun 2021. Tapi, berbicara tentang herd immunity diperlukan dua kali vaksinasi untuk mendapatkan kekebalan komunal," ujar anggota DPR dari Fraksi Golkar tersebut.

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Alasan 19 April Ditetapkan Sebagai Hari Hansip Nasional, Ini Sejarahnya