Bolsonaro Tunda Deklarasi Nyapres dari Partai Liberal

Senin, 15/11/2021 02:33 WIB

Sao Paolo, Jurnas.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro menunda acara deklarasi calon presiden dari Partai Liberal, setelah melakukan pembicaraan dengan pemimpin partai tersebut sebelumnya.

Dalam sebuah wawancara di televisi Dubai, Bolsonaro menyebut bahwa "pernikahan harus sempurna" dan mengindikasikan acara yang sedianya digelar 22 November 2021 itu akan dibatalkan.

"Setelah pertukaran pesan pada Minggu, kami telah memutuskan untuk menunda upacara afiliasi," kata Valdemar Costa Neto, presiden Partai Liberal, pada Senin (15/11) dikutip dari Reuters. Partai belum menjadwalkan tanggal baru.

Pada Rabu pekan lalu, Costa Neto mengumumkan bahwa Bolsonaro akan bergabung dengan partainya. Itu adalah langkah pertama Bolsonaro untuk membangun kampanye untuk pemilihan Oktober mendatang.

Dia kemungkinan akan berhadapan dengan mantan presiden sayap kiri, Luiz Inacio Lula da Silva. Namun keduanya belum secara resmi mengumumkan pencalonan mereka.

Bolsonaro juga telah mengadakan pembicaraan dengan Partai Progresif, yang mencakup Ketua Majelis Rendah Arthur Lira.

Bolsonaro terpilih dari Partai Liberal Sosial (PSL) pada 2018, tetapi keluar pada tahun berikutnya setelah perselisihan dengan manajemen partai.

Sejak itu dia tidak berafiliasi dengan partai politik lain, tetapi dia akan membutuhkannya untuk pencalonan kembali. Presiden telah melihat angka jajak pendapatnya jatuh karena kesalahan penanganan pandemi, ekonomi yang lemah, dan inflasi yang meningkat.

TERKINI
Ngenes! 5 Pemain Bintang Ini Belum Pernah Juara Piala Dunia Rutin Bersepeda Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Stroke, Benarkah? Komisi III: RUU Polri Harus Perjelas Makna Polisi sebagai Alat Negara Alami KDRT, Orang Tua Pegawai BUMN Lapor ke Komnas Perempuan