Senin, 08/11/2021 16:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peluang besar untuk bangkit setelah pandemi COVID-19 mereda. Untuk itu, di tengah pandemi COVID-19, semua pengusaha, khususnya UMKM, dituntut untuk semakin kreatif, khususnya dalam mempromosikan dan memasarkan produk.
Hal itu dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, pada acara Pengembangan kata Kreatif Indonesia, Workshop Pelaku Ekonomi Kreatif yang digelar Direktorat Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Deputi bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Medan, Sumatera Utara, Senin.
"Data BPS mengungkapkan ada peluang kerja yang terbuka saat ini dan itu untuk serta diciptakan oleh UMKM," ujar Menparekraf Sandiaga Uno, dikutif dari rilisnya, Senin (8/11).
Acara itu diikuti 35 UMKM dengan berbagai produk mulai dari kopi, jamu, tauco, martabak, keripik, dan ikan teri.
HUT 27 Lampung Timur, Bupati Dorong Geliat Ekonomi Datangkan 1001 UMKM
Pemerintah Diminta Intervensi Lonjakan Harga Plastik yang Tekan UMKM
Komisi XI Desak BI Fokus Prioritaskan Pembiayaan UMKM
"Acara Pengembangan Kata Kreatif Indonesia dan Workshop Pelaku Ekonomi Kreatif diharapkan semakin mendorong UMKM untuk meningkatkan pemasaran produknya," kata Sandiaga.
Pemerintah sendiri, ujar Sandiaga, terus melakukan berbagai program termasuk memberi stimulus untuk UMKM agar bisa bangkit dan tambah berkembang di tengah masih ada pandemi COVID-19.
Stimulus BBI yang merupakan rangkaian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia diberikan pemerintah untuk mendorong peningkatan transaksi penjualan produk kreatif nasional, para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor fesyen, kriya dan kuliner di platform digital.
Keyword : Sandiaga Uno UMKM Ekonomi Kreatif Stimulus BBI