Senin, 08/11/2021 13:06 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Panglima TNI terpilih Jenderal Andika Perkasa masih belum mau membeberkan nama penggantinya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Dia menegaskan, calon KSAD penggantinya akan dipilih langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Begitu pula saat disinggung soal program-program yang akan dilakukannya dalam 100 hari ke depan. Andika masih enggan mengelaborasi lebih lanjut.
"Pokoknya nanti setelah ada resminya itu baru (nama calon KSAD). Saya nggak mau mendahului karena nanti disangka GR dan memang bukan kewenangan saya," tandasnya.
Raih KWP Award 2026, Amelia Komit Jaga Ruang Digital yang Sehat dan Aman
Sekjen Demokrat Respon RUU Pemilu: Waktu Masih Panjang
Sarmuji Sabet Penghargaan Legislator Responsif Terhadap Aspirasi Publik
Sebelumnya, Rapat Paripurna DPR RI mengesahkan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.
Dalam rapat yang dihadiri oleh 366 anggota parlemen baik secara langsung maupun virtual, Katua DPR RI Puan Maharani menanyakan persetujuan mereka atas laporan hasil fit and proper test yang disampaikan Ketua Komisi I, Meutya Hafid.
"Sidang dewan perkenankan kami tanya, apakah laporan Komisi I DPR RI atas hasil uji kelayakan fit and proper test tentang pemberhentian Hadi Tjahjanto dan menetapkan Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI dapat disetujui," kata Puan di ruang sidang DPR RI, Senin (8/11).
Keyword : Warta DPR Panglima TNI Andika Perkasa KSAD