NKRI jangan Sampai Terkoyak Akibat "Mulut" Ahok

Selasa, 29/11/2016 19:12 WIB

Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) mengimbau agar Polri tidak mengistimewakan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama.

Koordinator Presidium IPW Neta S Pane mengingatkan, jangan sampai Polri pasang badan untuk Ahok. Sebab, hal itu akan menimbulkan benturan antara Polri dengan rakyat.

"Akibat "mulut" Ahok, Polri bisa benturan dengan rakyat, yang akan terus melakukan demo menuntut agar Ahok segera ditahan," kata Neta, kepada wartawan, Jakarta, Selasa (29/11).

Jangan sampai gara-gara Ahok, kata Neta, elite politik bertikai dan muncul kegaduhan nasional. Menurutnya, NKRI harus tetap dijaga seacara utuh.

"Bhineka Tunggal Ika dan NKRI jangan sampai terkoyak koyak karena "mulut" Ahok," tegas Neta.

Untuk itu, lanjut Neta, solusi satu-satunya adalah Polri harus segera menahan Ahok. "Jika Ahok tidak segera ditahan gelombang protes akan terus bermunculan," tandasnya.

TERKINI
Hari Lahir Pancasila, Arief Prahumanto Tulis Surat dari Salemba PTPN I: Pancasila Jangkar Moral Hadapi Tantangan Global 3 Tokoh Utama Perumus Pancasila dan Kontribusi Pemikiran Emasnya KPK Ungkap 20 Forwarder Terseret Korupsi di Ditjen Bea Cukai