Kamis, 28/10/2021 18:33 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memompa semangat para kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia untuk menghadapi Pemilu 2024.
Putri proklamator kemerdekaan RI, Ir Soekarno ini mendorong seluruh kadernya agar terus melakukan konsolidasi dan regenerasi.
Gerakkan roda organisasi secara konsisten dan penuh semangat sehingga bisa menjadi pemenang Pemilu 2024. Sebab tak ada aturan yang menghalangi partai untuk memenangkan kepercayaan rakyat meski tiga kali berturut-turut.
"Tak ada aturan yang melarang partai politik untuk memenangkan pemilu lebih dari dua kali, berbeda dengan aturan hukum soal jabatan presiden (maksimal dua periode). Sehingga saya selalu mengatakan apakah ada aturan bahwa kita tidak boleh menang terus? Ndak ada. Ndak ada yang menghalangi," kata Megawati.
Megawati-Ramos Horta Bahas Penguatan Persaudaraan RI-Timor Leste
Hasto Ungkap Momen Akrab Megawati-Prabowo di Istana: Seperti Teman Lama
PDIP: Idul Fitri Momentum Perkuat Persaudaraan Nasional
Hal itu disampaikannya saat meresmikan Prasasti Taman UMKM Bung Karno dan 16 Kantor Partai secara virtual dari kediamannya, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021).
Sebagai sosok yang merasakan pahit getirnya perjuangan politik dan demokrasi, Megawati mensyukuri bahwa PDI Perjuangan telah diberikan kepercayaan oleh rakyat, menjadi pemenang selama dua kali pemilu berturut-turut. Kepercayaan itu pun harus dijaga dengan baik oleh partai berarus nasionalis itu.
Presiden RI Kelima itu menjelaskan konstitusi hanya mengatur soal periodisasi presiden, yaitu sebanyak dua kali. Sedangkan, partai politik, sepanjang dipercaya oleh rakyat, sah-sah saja menang terus dalam pemilu.
"Saya inginkan supaya partai kita ini terus seperti tadi dikatakan oleh Pak Tjahjo (Kumolo), harus ada sepanjang NKRI ada. Kita merupakan partai nasionalis, artinya yang harus mengikuti yang disebut sebagai pemikiran atau ajaran-ajaran Bung Karno," jelas Megawati.
Karena itu, ia menginginkan agar kader PDI Perjuangan menggunakan kantor partai yang baru saja dibangun untuk menjadi titik temu antara kader dan rakyat di masing-masing daerah. Megawati bahkan meminta agar pengurus partai benar-benar memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
"Kantor partai harus dijadikan rumah budaya, kegiatan itu menjadi sebuah informasi atau komunikasi yang aktif dengan yang namanya warga. Partai maupun rakyat di daerah masing-masing pada umumnya," kata Megawati.