Selasa, 05/10/2021 15:18 WIB
Paris, Jurnas.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 yang akan datang, harus mengirimkan pesan yang jelas kepada Taliban Afghanistan tentang syarat-syarat pengakuan internasional.
Dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio France Inter yang disiarkan pada Selasa (5/10) ini, Macron mengatakan kondisi itu harus mencakup kesetaraan bagi perempuan.
Selain itu, dikutip dari Reuters pada Selasa (5/10), Taliban juga harus memberikan akses yang luas untuk operasi kemanusiaan asing dan non-kerja sama dengan kelompok teror Islam.
"Saya percaya pengakuan internasional harus memiliki harga, dan martabat perempuan Afghanistan, kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, harus menjadi salah satu poin yang kami tekankan, dan harus menjadi syarat bagi kami," kata Macron.
Kebijakan Sekolah Pelajari Bahasa Prancis, DPR: Jangan Tergesa-gesa
Prancis Serukan Koalisi Maritim Eropa-Indo Pasifik untuk Keamanan Laut
Presiden Prancis: Indonesia Mitra Strategis dari Indo-Pasifik
Mengacu pada KTT G20 yang akan berlangsung di Roma akhir bulan ini, Macron memastikan bahwa kelompok negara itu akan berbicara mengenai Afghanistan, yang diakusisi oleh Taliban.
"Kami benar-benar harus, yaitu kami, orang Eropa, Amerika, China, Rusia, kekuatan besar Afrika, Asia, Pasifik, dan Amerika Latin bersama-sama, kita harus memiliki pesan yang sangat jelas bahwa kita akan menetapkan kondisi untuk pengakuan Taliban," tegas dia.