Kamis, 24/11/2016 14:57 WIB
London - Tottenham Hotspur tak bisa berharap banyak di ajang Liga Champions. The Lilywhite sudah tersingkir. Dari lima laga yang dimainkan, Spurs hanya sekali menang, sekali seri dan tiga kekalahan. Meski berantakan di kasta liga tertinggi Eropa, namun di liga Inggris Spurs boleh berbangga. Pasukan Mauricio Pochettino adalah satu-satunya tim yang belum pernah terkalahkan dari 12 laga yang telah dijalani.
Minggu (27/11) waktu setempat besok, the Spurs harus bersiap menghadapi pemuncak klasemen sementara Chelsea di Stamford Bridge. Duel sesama kota London itu tampaknya aka nberlangsung menarik, ketika Spurs terluka dan Chelsea yang sedang mabuk kemenangan.
Tentu saja, Pochettino harus melupakan peristiwa menyakitkan tersingkir di Liga Champion untuk membangkitkan semangat Harry Kane dkk. Apalagi bermain di kandang the Blues, terbilang cukup sulit ketika para pemain asuhan Antonio Conte sedang on fire.
"Pada level (tinggi) ini Anda tidak bisa kebobolan seperti yang kami lakukan. Anda akan selalu membayar (kesalahan) dalam kompetisi ini. Kami sangat kecewa," demikian Pochettino mengungkapkan kekecewaannya usai terjungkal di kandang AS Monaco, Rabu (23/11) dinihari lalu, seperti dikutip dari laman resmi the Spurs.
Haaland Ingin Timnya Tetap Fokus Usai Menang Lawan Arsenal
Kalah dari Manchester City, Arteta: Peluang Arsenal Juara Masih Terbuka
Kalah Tipis di Etihad, Martin Odegaard Sebut Arsenal Kurang Beruntung
Menurut Pochettino, apa yang harus dilakukan sekarang adalah menatap ke depan, menegakkan kepala dan mengangkat diri sendiri. Tottenham Hotspur, kata Pochettino, harus kuat dan menunjukkan karakternya untuk fokus pada laga yang akan datang.
Diprediksi, the Spurs yang tidak memainkan Danny Rose yang terkena skorsing dan Toby Alderweireld yang masih mengalami cedera. Namun, Pochettino telah menyiapkan Kyle Walker dan Jan Vertonghen di lini pertahanan, dimana keduanya tidak diturunkan saat laga melawan AS Monaco.[]