Soal Demo Tolak Pemecatan Pegawai, KPK Sebut Persoalan Korupsi Lebih Penting

Selasa, 28/09/2021 13:35 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) disetop. Lembaga Antikorupsi meminta masyarakat tidak termakan isu negatif tentang TWK berlarut-larut.

"Kami juga berharap publik tidak mudah terpicu untuk hal-hal yang justru kontraproduktif," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, (28/9).

Ali menegaskan bahwa lembaganya tidak akan berubah usai 57 pegawai yang gagal dalam TWK dipecat dengan hormat akhir bulan ini. Menurutnya, masalah korupsi di Indonesia lebih penting untuk dipikirkan ketimbang TWK.

"Karena tantangan dan tugas pemberantasan korupsi ke depan masih banyak yang harus kita kerjakan," ujar Ali.

Masyarakat diminta tidak melupakan KPK hanya karena ada pegawai yang dipecat dengan hormat karena gagal dalam TWK. Lembaga Antikorupsi membutuhkan bantuan masyarakat untuk memberantas rasuah di Indonesia.

"Soliditas dan sinergisitas para pihak penting untuk mewujudkan harapan kita bersama, masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera," tutur Ali.

TERKINI
5 Novel Karya Anak Bangsa yang Pas Dibaca di Akhir Pekan Daftar 10 Film Terpopuler di Netflix Bulan Ini Peringatan Referendum Timor Timur 30 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya Mengapa Hari Hiu Paus Sedunia Diperingati Setiap 30 Agustus?