Senin, 27/09/2021 08:22 WIB
Manila, Jurnas.com - Gempa berkekuatan 5,7 skala Richter (SR) mengguncang selatan ibu kota Filipina, Manila.
Gempa tersebut mengguncang provinsi Batangas di pulau Luzon pada pukul 01:12 (17:12 GMT), membuat penduduk di ibukota terdekat Manila terbangun karena bangunan mereka yang bergetar.
Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mengatakan gempa terjadi pada kedalaman 74 km (46 mil). Pusat gempa berada di Provinsi Mindoro Barat.
Pihak berwenang di dekat pusat gempa mengatakan mereka belum menerima laporan kerusakan.
China dan Filipina Berebut Pulau Kosong di Laut China Selatan
Kebakaran TPA di Filipina Belum Berhenti, Ratusan Orang Mengungsi
Filipina Pangkas Pajak LPG dan Minyak Tanah Imbas Krisis Migas
"Itu sangat kuat," kata Jose Clyde Yayong, petugas bencana di kota Tagaytay di provinsi tetangga Cavite. "Sejauh ini tidak ada insiden yang tidak diinginkan terkait dengan gempa.:
Leonardo Tristan, petugas bencana di kota Looc di pulau Occidental Mindoro, mengatakan kekuatan gempa membuat beberapa penduduk bergegas keluar.
"Istri saya berteriak ada gempa," kata Tristan kepada kantor berita AFP.
Filipina secara teratur diguncang gempa karena lokasinya di Cincin Api Pasifik, busur aktivitas seismik intens yang membentang dari Jepang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik.