Minggu, 19/09/2021 10:59 WIB
Madrid, Jurnas.com - Hasil buruk musim lalu memang menyakitkan bagi Real Madrid. Tersingkir di Liga Champions, gagal di Copa Del Rey, hingga hanya mampu finis di peringkat kedua La Liga, menjadi salah satu torehan buruk pelatih Zinedine Zidane.
Mimpi buruk tidak hanya berhenti di sana. Di tengah bursa transfer musim panas, El Real kehilangan sang kapten, Sergio Ramos, yang memutuskan hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG) dengan status bebas transfer, pasca negosiasi perpanjangan berakhir mandul.
Tidak cuma Ramos, rekannya sesama bek tengah Madrid, Raphael Varane juga ikut-ikutan meninggalkan Los Blancos. Varane pindah ke Manchester United (MU) tak lama setelah Ramos pergi.
Di tengah situasi tersebut, Zidane melepaskan jabatannya sebagai pelatih Madrid. Kosongnya kursi kepelatihan membuat El Real mencari sosok pengganti, yang pada akhirnya jatuh ke tangan Carlo Ancelotti.
Kompany Puji Mental Bayern Usai Singkirkan Real Madrid
Kalah Lawan Bayern, Arbeloa Sebut Keputusan Wasit Tak Masuk Akal
Arbeloa Buka Suara Soal Masa Depan Camavinga di Real Madrid
Kehilangan tiga sosok penting sekaligus, tak serta-merta membuat Madrid terpuruk menjadi tim kacangan. Data yang dikutip dari Marca pada Minggu (19/9) menyebut, klub ibu kota nyaris tak terkalahkan selama 7,5 bulan terakhir.
Hanya Chelsea yang mengalahkan Real Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions pada Mei lalu. Selain itu, tidak ada tim yang menang melawan Hazard dkk.
Sementara musim ini, tim asuhan Carlo Ancelotti belum terkalahkan sekalipun. Dari empat pertandingan, Los Blancos mengoleksi tiga kemenangan dan sekali imbang. Kemenangan di Liga Champions atas Inter Milan sekali lagi menegaskan Madrid masih digdaya.
Dan pada Senin (20/9) dini hari, Los Blancos akan menghadapi Valencia di Mestalla. Namun tim tuan rumah memiliki rekor bermain kandang yang baik musim ini, terutama setelah mendapatkan peremajaan di bawah pelatih Jose Bordalas.