Senin, 13/09/2021 06:42 WIB
Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden akan mengumumkan langkah-langkah baru untuk memperlambat penyebaran COVID-19 sebelum Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)bertemu.
Dikutip dari Reuters, Senin (13/9), ahli Bedah Umum AS, Vivek Murth tidak merinci langkah-langkah apa yang akan dilakukan. Sesi Majelis Umum berikutnya dibuka Selasa; hari pertama debat umum adalah minggu berikutnya.
Berbicara kepada CNN pada Minggu (12/9), Murthy membela upaya Biden untuk memperluas vaksinasi di AS. "Akan ada lebih banyak aksi yang terus kami kerjakan, terutama di front global," katanya.
Biden pada Kamis mengatakan akan mengharuskan pekerja federal untuk divaksinasi terhadap COVID-19 dan mengamanatkan bahwa pengusaha besar mengharuskan pekerja mereka untuk divaksinasi atau diuji secara teratur.
AS Ajak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional
Iran Siapkan Zona Maritim Terbatas di Luar Selat Hormuz
IRGC Klaim Rudal Iran Hantam Kapal Induk dan Kapal Perang AS
Biden mengatakan, AS telah menyumbangkan 140 juta dosis vaksin ke negara lain. "Itu kepemimpinan AS di panggung global, dan itu baru permulaan," katanya.