Prancis Menolak Hubungan Apapun dengan Pemerintahan Taliban

Minggu, 12/09/2021 07:55 WIB

Paris, Jurnas.com - Pemerintah Prancis mengatakan, Taliban berbohong dan Prancis tidak akan memiliki hubungan apa pun dengan pemerintahan yang baru dibentuk.

Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian mengatakan Sabtu malam (11/9) sebelum menuju pembicaraan di Qatar pada Minggu untuk membahas evakuasi di masa depan dari Afghanistan.

"Mereka mengatakan mereka akan membiarkan beberapa orang asing dan warga Afghanistan pergi dengan bebas dan (berbicara) tentang pemerintahan yang inklusif dan representatif, tetapi mereka berbohong," kata Le Drian di France 5 TV.

"Prancis menolak untuk mengakui atau memiliki hubungan apa pun dengan pemerintah ini. Kami menginginkan tindakan dari Taliban dan mereka akan membutuhkan ruang bernafas ekonomi dan hubungan internasional. Terserah mereka," sambungnya.

Paris telah mengevakuasi sekitar 3.000 orang dan telah mengadakan pembicaraan teknis dengan Taliban untuk memungkinkan keberangkatan tersebut.

Le Drian, yang menuju ke ibu kota Qatar, Doha, Minggu, mengatakan masih ada beberapa warga negara Prancis dan beberapa ratus warga Afghanistan yang memiliki hubungan dengan Prancis yang tersisa di Afghanistan. (Reuters)

TERKINI
15 Ayat Sajdah yang Wajib Diketahui Delapan Tahun Tak Rilis Album, Ruth Sahanaya Hadirkan Merindu Pengertian Sujud Tilawah Beserta Tata Caranya Kemenkum RI Tegaskan Tetap Batalkan Status Badan Hukum PLK