Cerita Taipan James Riadi Saat Dipanggil Gus Dur

Sabtu, 19/11/2016 23:19 WIB

Jakarta - Taipan dan pengusaha pemilik Lippo Group James Riadi menghadiri undangan Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU). Ia didapuk sebagai salah satu pemateri dalam diskusi pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke II PBNU yang bertema "Meneguhkan Islam Nusantara Untuk Kemakmuran Warga" di kantor PBNU jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (19/11/2016).  

James yang selama ini dikait-kaitkan dengan kelompok taipan 9 Naga tersebut tampil elegan dengan batik dan peci hitam yang menutupi kepalanya. Sebagai pengusaha, James diharapkan memberikan ajaran tentang strategi kewirausahaan bagi audiensi diskusi yang hadir. 

James mengawali pembicaraan dengan cerita. Ia mengaku punya pengalaman dekat dengan mantan Ketua Umum PBNU yang juga mantan presiden ke -4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Kendati tidak menjelaskan seberapa dekat dirinya dengan Gus Dur, James mengaku pernah menerima perintah cucu pendiri Nahdhatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari tersebut. Saat itu, kata dia, Gus Dur memintanya untuk membantu berdirinya gedung yang saat ini menjadi kantor PBNU. 

"Suatu hari, Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) panggil saya," kata James.

James mengatakan dirinya tak bisa menolak permintaan Gus Dur. Akhirnya ia mencoba menggalang dana dengan mengumpulkan sejumlah mitranya yang juga jadi pengusaha untuk sumbangan dana bagi pembangunan PBNU. 

"Nah dari itu saya cari Sofyan Wanandi. Nah itu kita rame-rame. Jadi saya pernah ambil bagian (untuk pembangunan gedung PBNU), tapi sampai sekarang, baru kali ini saya masuk ke gedung NU," ucapnya.

TERKINI
Gema Waisak, Menag Sebut Pindapata Ajarkan Kesederhanaan dan Kebijaksanaan Menikah di Bulan Zulkaidah? Ini Pandangan Islam hingga Klarifikasi Mitosnya Israel Diduga Membangun Pos Militer Rahasia di Irak untuk Lawan Iran Cegah Kekerasan di Kampus, Mendiktisaintek Minta Penguatan Satgas PPKPT