Musisi Tradisional Perlu Usulkan Perlindungan Kekayaan Intelektual

Selasa, 31/08/2021 16:59 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan Kemdikbudristek, Judi Wahyudin, mendorong Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Musik Tradisi Nusantara mengusulkan kebijakan perlindungan kekayaan intelektual.

Cara ini dapat ditempuh melalui kerja sama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.

Hal ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dan pembentukan LMK sejalan dengan amanat UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Dan merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam mendukung upaya pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan musik tradisi," kata Judi dalam kegiatan Pra-Kongres Tema 8 secara virtual pada Senin (30/8).

Judi mengatakan, pemerintah akan berupaya untuk menyediakan ruang bagi keragaman ekspresi budaya dan mendorong interaksi untuk memperkuat kebudayaan yang inklusif, serta menyediakan ruang bagi keragaman ekspresi budaya, dan mendorong interaksi untuk memperkuat kebudayaan yang inklusif.

Pemerintah juga berkomitmen melindungi dan mengembangkan nilai, ekspresi dan praktik kebudayaan tradisional, untuk memperkaya kebudayaan nasional.

Sementara itu, Budi Yuniawan selaku Koordinator Penarikan Penghimpunan dan Pendistribusian Royalti menekankan bahwa nantinya LMK Musik Tradisi Nusantara dapat melakukan penagihan royalti pada pengguna; mengajukan sertifikasi; meminta laporan lagu pada pengguna; dan melaporkan pada LMKN.

"Tarif royalti yang dilakukan LMKN pada: Karaoke, hotel, resto dst, pertokoan, bioskop, konsep musik, bazaar, seminar, lembaga penyiaran televisi, radio, pesawat udara, kereta berbeda dengan pengguna musik. Sedangkan tata cara penghimpunan royalti adalah KPPPR menghubungi pengguna, korespondensi, menghubungi LMKN untuk meminta invoice, pembayaran satu pintu melalui nomor rekening LMKN terkait," tutup dia.

TERKINI
TKA di PKBM Jawab Tantangan Fleksibilitas Belajar Erdogan Ingin Paksa AS dan Iran Kembali ke Meja Perundingan Iran Ancam Tutup Laut Merah jika AS Teruskan Blokade Pelabuhan IFP Bantu Siswa Lebih Siap Hadapi TKA