Abror Rizki / www.presidensby.info
Indonesia tercatat sebagai negara pertama yang mengembangkan keuangan mikro lewat lembaga mikro keuangan.
Jurnas.com | PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono menerima penghargaan berupa Letter of Recognition dari Global Microedit Summit Campaign USA. Penghargaan diterima Presiden atas keberhasilan pemerintahannya yang telah mengembangkan program Kredit Untuk Rakyat (KUR).
Letter of Recognition diterima langsung oleh Presiden SBY dari Direktur Global Microedit Summit Campaign USA, Larry Reed. Penganugerahan penghargaan dilakukan di sela-sela acara pembukaan International Microfinance Conference 2012 di Hotel Sheraton Mustika, Yogyakarta, Senin (22/10).
Dalam sambutannya, Larry mengatakan bahwa Indonesia tercatat sebagai negara pertama yang mengembangkan keuangan mikro lewat lembaga mikro keuangan. Menurut Larry, Indonesia menjadi contoh yang baik dalam upaya mengentaskan kemiskinan dengan peningkatan akses keuangan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
"Sebagai contoh untuk menunjukkan kepada masyarakat micro finance di seluruh dunia, untuk mendorong sektor-sektor mikro untuk mengurangi kemiskinan dan menjadi contoh negara-negara lain," kata Larry.
Presiden SBY mengucapkan terima kasih atas pengakuan dunia internasional terhadap program KUR yang dikembangkan Pemerintah Indonesia. SBY mengatakan bahwa penghargaan untuk rakyat Indonesia ini akan menjadi pemacu motivasi agar kredit mikro bisa semakin berhasil menanggulangi kemiskinan di masa mendatang.
"Semoga atas penganugerahan ini, saya mengajak segenap pelaku micro finance dan seluruh rakyat Indonesia untuk lebih gigih berjuang dan mengembangkan kebijakan serta gerakan kredit mikro dan keuangan mikro ini, agar kita lebih berhasil lagi dalam menanggulangi kemiskianan dalam menngurangi pengangguran dan mencegah melebarnya kesenjangan," papar Presiden.
Pemerintah mengeluarkan kebijakan KUR agar UMKM dan koperasi yang layak namun belum memenuhi persyaratan perbankan (non bankable) dapat mengakses kredit ke bank. Program KUR ini diluncurkan Presiden SBY pada tanggal 5 November 2007. Hingga tanggal 5 Oktober 2012, realisasi KUR telah mencapai Rp87,97 triliun yang diberikan kepada 7.161.021 debitur.