Mudalifah Fachri / Jurnal Nasional
Masih memerlukan sampel lagi.
Jurnas.com | TIM dokter RS Polri memutuskan mengamputasi lengan kanan Mr X karena kondisinya semakin kritis dan membahayakan jiwa. Korban ledakan bom rakitan di Beji, Depok ini terindikasi akan mengalami pembusukan pada lengan atau tubuh jika tidak diamputasi.
"Proses amputasi lengan kanannya dilakukan dokter tadi malam dikarenakan membahayakan jiwa dan terjadi pembusukan. Operasi berlangsung sekitar pukul 20.00-22.00," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Birgadir Jenderal Boy Rafli Amar di Jakarta, Selasa (11/9).
Pascaamputasi, kondisi Mr X saat ini cukup stabil. Boy mengatakan, Polri berharap Mr X dapat sembuh dan pulih serta dapat memberikan keterangan terkait peristiwa yang menimpanya. Polisi hingga kini terus mengupayakan keselamatan Mr X.
Sementara pemeriksaan jati diri Mr X pun masih terus berjalan. Sampel pembanding untuk mengidentifikasi DNA Mr X baru satu yang didapat polisi. "Belum ada hasil pemeriksaan dari DNA. Ini masih memerlukan sampel lagi. Jadi kami baru menemukan satu sampel dari yang bersangkutan dan masih diupayakan satu sampel lagi," katanya. Siapa sebanarya indentitas Mr X masih didalami polisi.