Dananjoyo Kusumo / Jurnal Nasional
Pemerintah masih membahas lebih lanjut bagaimana agar peran Bulog ini tidak justru memonopoli komoditas utama
Jurnas.com | MENTERI Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, mengatakan, pemerintah mendukung peran Bulog sebagai stabilisator harga. Akan tetapi, jangan sampai terjadi praktek monopoli atas sejumlah komoditas utama yang kelak akan ditangani Bulog. "Kami mendukung Bulog untuk melakukan stabilisasi, tapi kami tidak ingin terjadi monopoli, misalkan pedagang tidak lagi mengambil peran itu. Tapi, fungsi stabilisasi itu harus terjaga," kata Hatta di Jakarta, Rabu (15/8).
Untuk itu, lanjut Hatta, Bulog harus berfungsi sebagai pedagang sekaligus sebagai tangan pemerintah sebagai PSO (public service obligation). "Untuk stabilisasi, karena kita tidak percaya pasar itu bisa stabilisasi hanya dengan pasar sendiri, pasar itu cenderung terdistorsi, karena pasar tidak sempurna. Kalau pasar tidak sempurna terjadi distorsi, siapa yang memperbaiki? Ya pemerintah melalui Bulog itu," ucap Hatta.
Oleh sebab itu, pemerintah masih membahas lebih lanjut bagaimana agar peran Bulog ini tidak justru memonopoli komoditas utama. "Itu nanti (diputuskan). Tadi saya rakor pangan, tim akan melaporkan sebelum tanggal 30 Agustus kepada saya tentang bagaiman fungsi Bulog dalam stabilisasi harga. Makanya, monopoli itu tidak boleh. Pokoknya, Bulog kami minta untuk meningkatkan peran stabilisatornya. Untuk komoditas gula, beras, kedelai," ujar dia.