Dananjoyo Kusumo / Jurnal Nasional
Investor terus memperhatikan apa yang terjadi di regional dan dunia.
Jurnas.com | PERGERAKAN IHSG diperkirakan menguat seiring dengan sentimen positif dari Eropa dan antisipasi laporan keuangan beberapa emiten besar yang rata-rata positif.
Menurut periset Panin Sekuritas Purwoko Sartono di Jakarta, Senin, kenaikan yang terjadi pada bursa regional pekan lalu didorong komentar Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Daghi yang menyatakan komitmennya untuk menjaga keutuhan euro.
ECB akan melakukan intervensi terhadap pasar surat utang seiring dengan kenaikan yield surat utang Spanyol dan Italia yang mengancam kelangsungan mata uang euro. Hal ini langsung direspons positif, sehingga yield surat utang Spanyol 10 tahun turun 46 basis poin menjadi 6,83 persen dan Italia turun 38 basis poin menjadi 6,01 persen.
"Selain sentimen positif dari Eropa, kami melihat pergerakan indeks juga dipengaruhi oleh ekspektasi Federal Reserve yang akan meluncurkan stimulus mengingat beberapa data makroekonomi AS menunjukkan pelemahan," kata Purwoko dalam risetnya.
Investor perlu memerhatikan data pertumbuhan PDB Jepang yang kembali melemah. Hal ini juga memunculkan kekhawatiran akan terjadinya deflasi yang berpotensi berpengaruh ke negara lain, mengingat Jepang merupakan kekuatan ekonomi ke dua terbesar di Asia.
"IHSG akan bergerak pada kisaran 4.039-4.105. Investor juga terus memperhatikan apa yang terjadi di regional dan dunia," katanya. Adapun saham-saham pilihan yang layak dikoleksi antara lain PT Astra International Tbk (ASII), PT Bisi Internasional Tbk (BISI), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Antara