Dananjoyo Kusumo / Jurnal Nasional
Suasana di salah satu gerai milik PT Indosat, Tbk di Jakarta, beberapa waktu lalu. Indosat bersiap meningkatkan pelayanannya.
Jurnas.com | PT Indosat Tbk (ISAT) mengaku telah menganggarkan dana investasi sebesar Rp6 triliun untuk seluruh kinerjanya di tahun ini. Salah satu investasi tersebut digunakan untuk memperkuat jaringan di jalur-jalur mudik guna menyambut momen Lebaran tahun ini.
"Tahun ini sudah kami siapkan total investasi sebesar Rp6 triliun. (Investasinya) Untuk banyak hal. Salah satunya untuk penambahan jaringan jelang momen puasa dan Lebaran tahun ini," ujar Direktur Komersial ISAT, Erik Meijer di Jakarta, Kamis (19/7). Sayang, saat ditanya lebih lanjut, Erik mengaku belum bisa menjelaskan lebih detail mengenai nominal alokasi anggaran untuk program penambahan jaringan serta proyek-proyek lainnya.
Selain memperkuat jaringan, Erik menjelaskan, pihaknya secara khusus telah meluncurkan program promosi khusus untuk layanan Ramadhan. Dengan berbagai layanan khusus tersebut diharapkan ada pertumbuhan trafik percakapan maupun penggunaan pesan singkat (short message service/SMS) sebesar 50 persen di sepanjang momen lebaran.
“Program khusus lebaran kami luncurkan sejak 28 Juni 2012 lalu dengan fasilitas gratis selama tiga hari tiga malam sekaligus berbagai layanan value added service. Ini wujudkan komitmen kami terhadap pelanggan dalam hal maksimalisasi layanan di momen-momen khusus seperti Ramadhan dan Idul Fitri,” tutur Erik.
Hingga akhir triwulan I tahun 2012 lalu, jumlah pelanggan ISAT tercatat mencapai 52,1 juta dengan pendapatan bulanan per pelanggan (ARPU) mencapai Rp25.000 dan rata-rata menit pemakaian (MOU) per pelanggan sebanyak 90,7 menit.
Penambahan layanan data telah dilakukan dengan peningkatan kapasitas dari semula 1,2 terabyte menjadi 1,4 terabyte. Sementara penambahan Based Transceiver Stations (BTS) dalam tiga bulan pertama tahun ini tercatat mencapai 963 BTS 2G dan 732 BTS 3G.