PKS
Politisi PKS Salim Assegaf Al-Zufri mengisyaratkan Hidayat-Didik akan mengarahkan suaranya ke pasangan Jokowi-Ahok.
Jurnas.com | PUTARAN kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta diperkirakan semakin sengit. Perolehan suara Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini yang menjadi usungan PKS disebut menjadi kunci kemenangan dua kandidat yang maju ke putaran dua menurut beberapa lembaga survei.
Lalu ke pasangan mana Hidayat-Didik akan memberikan suaranya? Politisi PKS Salim Assegaf Al-Zufri mengisyaratkan Hidayat-Didik akan mengarahkan suaranya ke pasangan Jokowi-Ahok.
"PKS akan mengarahkan suaranya ke pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) DKI yang menang," ujar Salim di Malang, Sabtu (14/7). Sementara yang menang dalam putaran pertama Pilkada DKI menurut perhitungan beberapa lembaga survei adalah pasangan Jokowi-Ahok.
Meski begitu, Salim menunturkan keputusan pengarahan suara Hidayat-Didik dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) mengumumkan hasil pencoblosan putaran pertama. "Tunggu saja, keputusannya setelah ada pengumuman hasil resmi dari KPUD DKI," katanya.
Disinggung mengenai hasil penghitungan cepat beberapa lembaga survei yang menyebutkan Hidayat-Didik hanya di urutan ke tiga. Salim mengatakan hal itu biasa dalam pertarungan Pilkada. "Kader PKS kalah di Jakarta itu biasa. Walau pun kami terkenal kuat di Jakarta, ya menang terus juga agak sulit, nggak sehat," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, menurut hasil penghitungan cepat Prisma, perolehan Jokowi-Ahok tertinggi di antara kandidat lain, yakni 42,69 persen. Selebihnya di bawah, yaitu Foke-Nara 34,58 persen, Hendardji-Riza 1,73 persen, Hidayat-Didik 11,57 persen, Faisal-Biem 4,89 persen, dan Alex-Nono 4,54 persen.