Jurnas.com | TIMNAS Indonesia U-22 akan memaksimalkan kecepatan para pemain saat menghadapi Makau pada pertandingan ketiga kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E di Stadion Utama Riau, Selasa (10/7) besok.
Berdasarkan daftar, Timnas Garuda Muda memiliki pemain yang mempunyai kecepatan dan kemampuan individul yang mampuni, di antaranya Andik Vermansyah, Yosua Pahabol, dan Hendra Adi Bayauw. "Saya bersama jajaran pelatih lainnya terus berpikir, bagaimana memanfaatkan kemampuan pemain ini karena timnas minim striker murni, " kata pelatih Timnas Indonesia, Aji Santoso, di Pekanbaru, Senin.
Ketiga pemain tersebut, pada dua pertandingan kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E sebelumnya yaitu melawan Australia dan Timor Leste telah menunjukkan kemampuan terbaiknya meski durasi bermainnya berbeda-beda.
Meski belum mampu menciptakan gol, permainan agresif ketiga pemain terus diperagakan dan bisa dikatakan sebagai roh dari Timnas Garuda Muda. Dari tiga pemain tersebut, yang durasi bermainnya tinggi adalah Andik Vermansyah dan Hendra Adi Bayauw.
Aji mengaku, bermodal pemain yang mayoritas amatir kemampuan anak asuhnya dinilai cukup meningkat. Para pemain bermain dengan efektif meski dipertandingan pertama harus menyerah 0-1 dari Australia dan di pertandingan kedua menang atas Timor Leste 2-0.
Dengan kemampuan yang dimiliki pemain, Timnas Garuda Muda saat menghadapi Makau berpeluang menggunakan formasi menyerang yaitu pola 4-3-3. Selama ini formasi yang diterapkan adalah 4-2-3-1. "Kami mempertimbangkan menggunakan formasi dengan tiga penyerang. Yang jelas semua pemain siap diturunkan," kata asisten pelatih timnas, Liestiadi.
Dengan formasi 4-3-3 kemungkinan besar yang akan mengisi lini depan adalah Andik Vermansyah, Agung Supriyantom, dan Hendra Adi Bayauw atau Yosua Pahabol. Pemain ini akan ditopang oleh Kurniawan, Rasyid dan Syahroni.
Antara