DAMIEN MEYER / AFP
Striker Zlatan Ibrahimovic menjadi penyumbang salah satu gol Swedia ketika melumat Prancis di laga terakhir babak penyisihan Grup D. Swedia gagal lolos ke perempat final.
Jurnas.com | SKUAD Swedia tampil habis-habisan menjalani laga terakhir mereka di babak penyisihan Grup D Euro 2012 ketika menantang Prancis di NSK Olimpijs'kyj, Kiev, Rabu (20/6) dinihari WIB.
Tampil mendominasi di babak pertama, Prancis gagal membongkar pertahanan Swedia untuk menyalip Inggris di puncak klasemen Grup D. Sayang, Swedia yang tampil lebih efektif di babak kedua menggagalkan skenario tersebut.
Diawali dengan gol spektakuler Zlatan Ibrahimovic yang menyambar umpan Sebastian Larsson di awal babak kedua, Swedia memetik kemenangan 2-0 setelah Larsson pun menempatkan namanya di papan skor di masa injury time. Kekalahan ini sekaligus juga memecahkan rekor 23 laga tak terkalahkan Prancis.
Tiga angka raihan Swedia belum mampu mengantarkan mereka ke perempat final. Meski begitu, anak-anak asuh Erik Hamren berhasil memaksa Prancis melakoni laga sulit kontra Spanyol di babak perempat final, Sabtu (22/6).
Pelatih Les Blues Laurent Blanc berupaya berpikir positif menghadapi Spanyol nantinya. Ia tetap yakin anak asuhnya akan mampu mengalahkan juara bertahan Euro ini. "Anda tentunya harus tetap optimistis untuk berpikir bahwa kami mampu mengalahkan Spanyol. Tetapi untuk bisa melakukan itu kami harus bisa tampil lebih baik lagi pada Sabtu nanti," kata Blanc selepas pertandingan.
Meski skuadnya tersingkir dari ajang Euro, Hamren mengaku tetap bangga akan semangat tempur anak-anak asuhnya. "Kami telah bermain buruk sewaktu melawan Ukraina tetapi kami kemudian berhasil memperbaikinya di dua laga berikutnya. Kami harus mengingat perbedaan itu hari ini. Saya sungguh bangga kepada para pemain tetapi di saat yang sama juga ini sungguh menyakitkan. Tak bisa ditampik jika kami semua sedikit sedih selepas pertandingan ini," katanya. Goal