Jurnas.com | TAHUN ini tepat pada periode 50 tahun maskapai Garuda Indonesia melakukan penerbangan ke Jepang. Tepatnya penerbangan ini pertama kali dimulai pada 13 Maret 1962.
Ketika itu rute yang dijalani Bandara Kemayoran, Jakarta, menuju Bandara Haneda, Tokyo, melalui Hong Kong. Jenis pesawat yang digunakan pada penerbangan perdana tersebut adalah Lockheed L-118 Electra dengan konfigurasi kurang lebih 100 tempat duduk dan diterbangkan oleh Pilot In Command (PIC), Capt A Muthalib, Capt Jusman Repon, dan Capt Roekanto Jokomono.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, menyampaikan, peringatan ke-50 ini merupakan upaya untuk semakin meningkatkan pasar penerbangan ke Jepang. "Penerbangan pertama kalinya yang dilaksanakan 50 tahun lalu oleh Garuda Indonesia ke Jepang tersebut memiliki arti penting bagi hubungan kedua negara, Indonesia dan Jepang," kata dia dalam keterangan pers Garuda Indonesia, Minggu (15/4).
Selanjutnya pada 1990, Garuda Indonesia melayani rute penerbangan ke Fukuoka dan Nagoya yang dilayani oleh pesawat DC 10. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan rute Jakarta-Osaka pada 1994 dengan pesawat DC 10 juga.
Sejak 1996, seluruh penerbangan Garuda Indonesia ke Jepang dilayani pesawat Airbus A330-300. Kemudian sejak 2009 hingga kini Garuda Indonesia melayani penerbangan ke Jepang dengan menggunakan armada terbaru A330-200 berkapasitas kursi sebanyak 222 penumpang dengan konfigurasi 36 kelas bisnis dan 186 kelas ekonomi.
Saat ini, dari Denpasar dan Jakarta terdapat penerbangan Garuda Indonesia ke tiga kota di Jepang, yaitu Tokyo, Osaka, dan Nagoya. Selain itu, untuk meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa kedua negara tersebut seiring dengan semakin meningkatnya perdagangan antar kedua negara, mulai 27 April 2012, Garuda Indonesia juga akan melayani rute baru Denpasar-Haneda.
Emir menjelaskan, para penumpang penerbangan ke Jepang pun akan dilayani oleh awak kabin yang berasal dari Jepang. Penerbangan tersebut juga dilengkapi layanan Immigration on-Board agar penumpang dapat mengurus dokumen keimigrasian berupa pemberian visa on arrival di atas pesawat.
Layanan tersebut membuat penumpang tak harus mengantri pada counter imigrasi saat kedatangan. Sejalan dengan peningkatan potensi pasar internasional khususnya di Asia, Garuda juga akan melayani rute penerbangan baru dari Jakarta ke Taipei mulai 24 Mei 2012.
Peringatan 50 tahun penerbangan Garuda Indonesia ke Jepang diperingati beberapa hari lalu, Jumat (13/4) malam. Acara itu dilaksanakan dalam suatu acara gala dinner bertempat di Grand Ball Room Ritz Carlton Hotel, Tokyo. Peringatan ini turut dihadiri sejumlah relasi/mitra usaha Garuda di Jepang serta perwakilan pejabat pemerintah Jepang, dan perwakilan pejabat pemerintah Indonesia.