Jurnas.com | KEGAGALAN mobil Esemka dalam uji emisi, tidak membuat produsen kecewa. Uji emisi ibarat ujian sekolah yang masih memberi kesempatan bagi siswa untuk melakukan ujian remedial untuk memperbaiki nilai.
“Saya berharap pekan depan mobil itu bisa kembali menjalani uji emisi untuk kedua kalinya,” kata Wakil Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan di Solo, Kamis (1/3).
Ia minta PT Solo Manufaktur Kreasi (PT SMK) selaku produsen Esemka untuk memperbaiki. Permasalahan Esemka, menurut Rudy, murni teknis mesin dan bisa diperbaiki teknisi Esemka.
Ia akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Balai Termodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) Serpong, Tangerang terkait uji emisi ulang. "Kalau saya positif thinking saja,” katanya.
Untuk uji emisi kedua, Rudy tidak lagi mengawal dan mengendarai mobil Esemka hingga Tangerang. Diserahkan sepenuhnya kepada PT SMK untuk melaksanakan tugas uji emisi itu.
“Perjuangan untuk Esemka ini masih panjang. Kalau sudah dapat Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan kelayakan kita akan terus berjuang," katanya.
Kegagalan tidak akan mengubah perencanaan pengembangan industri Esemka, yakni ditargetkan Juni 2012 mulai produksi sehingga Esemka bisa dideklarasikan tepat pada perayaan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2012 mendatang. Antara