pencarian berita:
Jurnal Nasional - Senin, 26 Agustus 2013 halaman 6
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Mendagri Kembali Sekolahkan 20 Kepala Daerah
Jakarta | Senin, 26 Agustus 2013
Aliyudin Sofyan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi kembali memberangkatkan sekitar 20 orang kepala daerah untuk mengikuti pendidikan singkat satu bulan di Harvard Kennedy School Amerika Serikat. Pelatihan kepala daerah tahun ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena, para kepala daerah juga akan mengikuti pendidikan dan pelatihan manajemen transportasi di North Western University Transportation Center (NUTC) Amerika Serikat.

"Pada tahun 2013 ini, Kementerian Dalam Negeri kembali akan melaksanakan program pendidikan kepala daerah ke Harvard Kennedy School yang juga diintegrasikan dengan program Transportation Policy Development, Planning, and Management di NUTC Chicago Amerika Serikat," kata Staf Ahli Mendagri Bidang Hukum, Politik, dan Hubungan Antarlembaga, Reydonnyzar Moenek dalam sambutannya saat membuka program Pendidikan dan Pelatihan Transportasi bersama NUTC yang didukung Rajawali Foundation di Jakarta, Minggu (25/8).

Pada tahun lalu, kata Reydonnyzar Moenek, Kemendagri telah memberangkatkan sebanyak 38 orang kepala daerah untuk mengikuti program pendidikan serupa di Harvard Kennedy School. Peserta dipilih dari para kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah mengikuti program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kemendagri.

"Dalam pelatihan ini, para kepala daerah didampingi oleh Ketua Bappeda masing-masing agar inovasi yang dipikirkan oleh kepala daerah dapat ditindaklanjuti dengan program-program yang nyata dari pemerintahan daerah," katanya.

Program pendidikan dan pelatihan bagi para kepala daerah ini, lanjut Reydonnyzar Moenek, baik di tingkat nasional maupun luar negeri, salah satunya untuk memberikan pemahaman dan pemantapan tentang kepemimpinan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Termasuk, meningkatkan daya implementasi dari program-program pemerintahan yang ada, termasuk persoalan transportasi.

Reydonnyzar Moenek menambahkan Kemendagri juga telah melakukan evaluasi terhadap program pendidikan kepala daerah tahun lalu. Hasilnya, banyak manfaat yang dapat diraih pemerintah daerah maupun masyarakat atas pelaksanaan program tersebut. Diantaranya, penerapan e-government pada wilayah pemerintahan kabupaten/kota para kepala daerah alumni pendidikan, inventarisasi persoalan lapangan secara langsung dengan kunjungan rutin kepala daerah beserta perangkatnya ke desa-desa, serta penerapan standar pelayanan minimal di bidang kesehatan, pendidikan, dan pengolahan sampah.

"Ada juga program pengembangan sektor agrobisnis yang meliputi pertanian, perkebunan, dan kelautan serta penerapan pelayanan rumah sakit yang tanpa kelas," ujarnya. n Arjuna Al Ichsan

close
Jakarta

Peserta konvensi capres harus memiliki 18 syarat umum dan enam syarat khusus.

copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana