pencarian berita:
Jurnal Nasional - Senin, 01 April 2013 halaman 5
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Teknologi Atasi Kemacetan
 | Senin, 01 April 2013
Yogi Megah Perkasa

KEMACETAN di Jakarta secara ekstem dapat dikatakan sebagai takdir. Berbagai cara untuk mengatasi atau mengurai kemacetan di Ibukota Negara Indonesia sering dikemukakan. Hasilnya? Jakarta masih tetap macet dan menstimulan stres.

Honda Motor Co., Ltd, Jepang punya salah satu cara jitu untuk mengurai kemacetan di Jakarta. Sebagai salah satu produsen mobil terbesar dan terbaik di dunia, Honda mengumumkan bagaimana efektifitas teknologi untuk mengurangi kemacetan yang timbul dan sering terjadi di ruas-ruas jalanan umum, melalui fitur teknologi yang diaplikasikan ke dalam smartphone.

Honda mengumumkan teknologi modern yang dikembangkannya itu di Tokyo, 21 Maret 2013. Cara ini telah dilakukan dan diuji di Jakarta, Indonesia.

Berkaitan dengan hal itu, presentasi mengenai hal ini sebelumnya telah dijelaskan oleh Honda, melalui PT Honda Prospect Motor (HPM) dengan beberapa media nasional termasuk Jurnal Nasional di kantor pusat PT HPM, Sunter, di Jakart, belum lama ini.

Dalam paparan yang disampaikan Honda Motor R&D Center, Assistant Chief Enginner Honda R&D Ltd, Takamasa Koshizen mengatakan, teknologi yang dikembangkannya ini telah melalui uji coba yang dilakukan pada ruas jalan tol Ulujami - Pondok Ranji, Jakarta. Uji coba itu dioperasikan oleh PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JLJ), anak perusahaan dari PT Jasa Marga, Tbk mulai September 2012 sampai dengan Februari 2013.

Dari hasil pengujian itu, aplikasi berbasis smartphone Honda traffiic system selain bermanfaat mencegah kemacetan di jalan umum, teknologi ini juga diklaim mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga lebih dari 20 persen.

Berdasarkan penelitian yang dilakukannya, salah satu penyebab kemacetan lalu lintas adalah laju yang tidak serasi satu kendaraan dengan kendaraan lainnya. Hal ini yang menyebabkan lalu lintas tersendat. Karena itu, masing-masing pengemudi perlu menyesuaikan perilaku mengemudi dengan kendaraan di sekitarnya untuk mencegah terjadinya laju yang tersendat.

Teknologi yang dikembangkan Honda menggunakan basis smartphone berfungsi untuk memandu pengemudi mencapai laju kendaraan yang selaras dengan kendaraan lain di sekitarnya dengan menggunakan indikator warna. Aplikasi ini memonitor pola akselerasi dan menentukan apakah pola tersebut berpotensi menyebabkan lalu lintas tersendat. Jika potensi kemacetan muncul, maka indikator warna akan memandu pengemudi untuk menyesuaikan kecepatan sehingga selaras dengan kendaraan lain di sekitarnya.

Selain mengurangi kemacetan lalu lintas, aplikasi ini juga diharapkan dapat berdampak pada keselamatan berkendara dan efisiensi bahan bakar. Honda akan terus melakukan upaya untuk mewujudkan mobilitas masyarakat tanpa kemacetan melalui pengembangan fungsi baru untuk aplikasi ini, termasuk fungsi perangkat on-board yang dapat menampilkan informasi tentang kemacetan di suatu daerah berdasarkan jumlah aktual kendaraan dan pola laju kendaraan.

Sedangkan untuk memperluas penggunaan aplikasi ini pada sepeda motor dan jenis kendaraan lainnya, Honda juga akan mengembangkan fungsi panduan berkendara dengan indikator suara dan getaran.

Secara garis besar metode pengujian untuk teknologi ini dibagi menjadi dua metode, yaitu:

Pertama, dengan pengujian Stand-alone : metode ini menggunakan smartphone on-board pada satu kendaraan, dimana sistem menentukan jika pola mengemudi berpotensi menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Kedua, melalui pengujian Interaktif : dimana metode ini menggunakan beberapa smartphone kendaraan yang terhubung ke server cloud untuk memberikan panduan bagi semua pengemudi agar berkendara dengan selaras dengan kendaraan lain di sekitarnya.

Aplikasi ini akan segera diluncurkan pada tahun ini, dimana konsumen maupun publik bisa mendapatkan aplikasi ini dengan mengunduhmelalui App Store dan iTunes. n Yogi Megah Perkasa

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana