pencarian berita:
Jurnal Nasional - Rabu, 03 Oktober 2012 halaman 5
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Baca Tulis Al Quran Masuk Kurikulum
Banjarmasin | Rabu, 03 Oktober 2012

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menerbitkan kurikulum pelajaran baru melalui Peraturan Daerah (Perda) Membaca Al Quran. Seluruh pelajar sekolah SD, SMP maupun SMA setingkatnya kini diwajibkan untuk mengikuti kurikulum pelajaran tambahan yaitu membaca Al Quran di sekolahnya masing-masing.

"Perda Al Quran salah satu bentuk untuk mencegah terjadinya tawuran pelajar di wilayah Kalimantan Selatan, mengingat sekarang ini lagi ramai di sejumlah kota di Indonesia. Bahkan di Jakarta akibat tawuran dalam sebulan, dua pelajar meregang nyawa," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel Ngadimun di Banjarmasin, Selasa (2/10).

Upaya ini dinilai sangat efektif bisa mengurangi kegiatan yang dilakukan pelajar di luar sekolah, yakni dengan mengisi mata pelajaran tambahan dengan membaca Al Quran dengan baik dan benar.

Menurut Ngadimun, berdasarkan hasil pemantauan Dinas Pendidikan, ternyata Perda Al Quran sangat efektif dalam mengurangi kegiatan di luar sekolah yang tidak berarti, sehingga pelajar sekolah lebih fokus kepada kegiatan belajarnya ketimbang berbuat yang tidak baik atau membuang-buang waktu melakukan sesuatu yang mubazir.

Ia menambahkan, masing-masing sekolah di Kota Banjarmasin dan sekitarnya memiliki program atau sistem pengaturan pembelajaran Al Quran di sekolahnya. Masing-masing menyesuaikan dengan jadwal dan waktu yang dipergunakan untuk belajar membaca dan memahami Al Quran. "Hingga sampai saat ini saya belum ada mendapat laporan terjadinya tawuran pelajar sekolah, maupun pelajar yang terlibat narkoba," ujar Ngadimun.

Namun hingga kini dia belum mendapat laporan baik dari sekolah bersangkutan, orang tua maupun masyarakat, tentang adanya tawuran antarpelajar. Pihak Dinas Pendidikan Kalsel akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pelajar sekolah.

Kemudian guru di sekolah wajib melakukan pengawasan terhadap siswanya, terutama bagi pelajar yang kurang memahami mata pelajaran yang diberikan, karena hal tersebut dapat membantu pelajar untuk lebih semangat karena diperhatikan.

Sekolah sendiri sebenarnya memiliki berbagai mata pelajaran yang dapat memberikan akhlak yang baik. Tentunya dalam setiap pelajaran pasti akan dimuatkan bagaimana bersikap yang baik dan hormat kepada orang yang lebih tua.

Sistem pendidikan yang sudah ditetapkan pemerintah, tentu saja pendidikan yang sesuai dengan tingkat pendidikannya akan selalu diselaraskan dengan kemampuan anak didik di sekolah. "Sekarang tinggal bagaimana pihak sekolah maupun pelajar yang memahami maupun mempelajari mata pelajaran sekolah yang diberikan untuk bisa diterapkan di masyarakat," ucapnya.

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana