pencarian berita:
Jurnal Nasional - Sabtu, 04 Mei 2013 halaman 4
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Ujian Nasional SD Siap Digelar Senin
 | Sabtu, 04 Mei 2013
Nuswantoro

Menurut jadwal Ujian Nasional (UN) untuk Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) akan dilaksanakan pada Senin (6/5) hingga Rabu (8/5) Mei mendatang. Sementara UN susulan dilaksanakan 13-15 Mei.

Diperoleh laporan beberapa daerah telah siap menggelar UN. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta misalnya, telah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan UN tingkat SD dan sederajat di seluruh wilayah ibu kota.

"Minggu depan, mulai tanggal 6 sampai 8 Mei 2013, kita akan langsungkan UN untuk tingkat SD. Naskah soal akan tiba di Jakarta pada Sabtu (4/5)," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (29/4).

Menurut Taufik, pengadaan naskah soal UN untuk SD dilakukan melalui lelang terbuka dan dimenangkan oleh PT Pura Bharuna yang berlokasi di Kudus, Jawa Tengah.

"Jadi, nanti naskah soal dikirim langsung dari Kudus dan diperkirakan tiba di Jakarta pada Sabtu (4/5) pagi sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung didistribusikan ke rayon-rayon. Naskah soal UN untuk SD di Jakarta menjadi tanggung jawab Disdik DKI," ujar Taufik.

Berdasarkan data Disdik DKI, jumlah peserta yang akan mengikuti UN tahun ini adalah 153.449 siswa, dengan rincian 141.076 siswa SD dan 12.373 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Selain itu, Disdik DKI juga mencatat sebanyak 3.548 sekolah siap menggelar UN di Jakarta dengan rincian 3.060 SD dan 488 sekolah MI.

Bali Siap

Dari Bali dilaporkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Anak Agung Ngurah Gede Sujaya memastikan soal UN untuk SD didistribusikan ke kabupaten/kota mulai 4 Mei 2013.

Sujaya, di sela-sela peringatan Hari Pendidikan Nasional, di Denpasar, Kamis (2/5), menyampaikan kepastian tersebut karena soal UN SD dicetak di Percetakan Bali dan hari ini soal ditargetkan dapat tercetak hingga 75 persen.

"Besok sore kami akan melakukan pemeriksaan terakhir terkait kesiapan naskah soal yang ditargetkan sudah selesai semuanya. Sejak awal, kami pun sudah menyampaikan pada perusahaan pemenang tender agar menyelesaikan soal tepat waktu untuk kelancaran pelaksanaan UN," katanya sembari menyebut soal UN SD hanya satu paket.

Pihaknya pun sudah menempatkan staf yang bertugas di Percetakan Bali untuk selalu memantau di sana dan sampai sekarang proses pencetakan berjalan lancar.

UN SD di Bali akan diikuti oleh 70.636 siswa SD/MI, sebanyak 72 siswa SD Luar Biasa, dan 112 peserta ujian Kesetaraan Paket A. Pelaksanaan UN akan dimulai pada Senin (6/5).

"Kelulusan siswa SD ditentukan oleh masing-masing sekolah, dengan syarat rata-rata nilai minimal 5,5 dan tidak ada nilai satu mata pelajaran yang diujikan di bawah 4,0," katanya.

Sujaya optimistis siswa-siswi SD di Bali akan mendapatkan nilai yang memuaskan pada UN kali ini dengan berkaca dari sistem pembelajaran dan sarana prasarana sekolah yang tersedia.

"Sebanyak 26 persen sekolah dari jenjang pendidikan SD sampai SMA di daerah kita juga sudah berakreditasi A," katanya.

Di sisi lain ia berharap ke depan pencetakan soal UN dapat dilaksanakan di masing-masing provinsi untuk meminimalkan kekisruhan pelaksanaan UN seperti tahun ini.

"Dengan demikian, tanggung jawab menjadi menyebar dan kita di daerah punya tanggung jawab yang lebih. Kalau sekarang dicetak di luar daerah, menjadikan pemerintah daerah seakan-akan tidak bisa mengambil tindakan apa-apa ketika terjadi masalah," ujar Sujaya.

Prioritas Daerah Pedalaman

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah juga telah mendistribusikan naskah soal Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SD/MI sederajat.

"Sedikitnya 51 koli, delapan paket dan tiga paket cadangan naskah soal UN untuk SD/MI telah kami distribusikan ke sekolah-sekolah penyelenggara UN," kata Kepala Disdik Kabupaten Kotim, Muhammad Yusuf di Sampit, Jumat (3/5).

Sebelum didistribusikan naskah soal UN tersebut di lakukan pemeriksaan per kecamatan tujuannya agar tidak tertukar dengan daerah lain dan untuk mempermudah pengiriman.

Pemeriksaan naskah soal UN dilakukan langsung oleh masing-masing pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bantu oleh tim penyelenggara UN dari Disdik Kabupaten Kotim.

Pengiriman naskah soal UN diprioritaskan untuk daerah pedalaman dan untuk mempermudah pengiriman naskah soal UN tersebut dibawa langsung oleh masing-masing pimpinan UPT dengan pengawalan aparat kepolisian.

Sistem pelaksanaan UN tingkat SD/MI sederajat tidak berbeda dengan pelaksanaan UN tingkat SMP/MTs maupun SMA/MA dan SMK, yakni setiap ruang kelas diisi oleh 20 perserta dengan naskah soal yang berbeda.

"Kami menjamin soal UN tidak akan bocor kepada peserta UN maupun masyarakat, sebab begitu kami terima langsung dimasukkan ke dalam gudang penyimpanan dan dikunci dengan menggunakan tiga buah kunci gembok yang berbeda dan dipegang oleh tiga orang yang berbeda juga," terangnya.

Dijaga Ketat

Dari Boyolali, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten setempat siap mendistribusikan naskah ujian nasional untuk tingkat SD dan MI di wilayah ini pada Sabtu (4/5).

Kepala Disdikpora Boyolali Sutojoyo, di Boyolali, Jumat (3/5), mengatakan panitia pelaksana ujian nasional tingkat SD/MI sudah mengambil naskah ujiannya dari Kudus, Jumat, kemudian disimpan di ruang khusus Disdikpora untuk disitribusikan ke sekolah-sekolah di 19 kecamatan.

Menurut Sutojoyo, naskah ujian tersebut sebelumnya didistribusikan ke masing-masing unit pelaksana teknis dinas (UPTD), Sabtu (4/5), kemudian dilanjutkan ke sekolah-sekolah, pada Senin (6/5) pagi.

"Naskah ujian disimpan di ruang khusus Disdikpora dengan penjagaan ketat aparat kepolisian," katanya.

Naskah soal UN untuk tingkat SD/MI, juga sudah tiba di Mapolres Bangkalan, Jawa Timur.

Menurut Kapolres Bangkalan AKBP Endar Priantoro, naskah soal UN itu selanjutnya akan didistribusikan ke masing-masing Polsek di 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan, mulai Sabtu (4/5).

"Semua naskah soal saat ini kami simpan di Mapolres Bangkalan dan dijaga oleh petugas gabungan, yakni Polres Bangkalan dan panitia pelaksanaan ujian dari Dinas Pendidikan Bangkalan," katanya.

Menurut rencana, pelaksanaan UN untuk tingkat SD dan MI di Kabupaten Bangkalan akan digelar mulai tanggal 6 Mei hingga 8 Mei 2013.

Para Kapolsek dan Kepala UPTD nantinya akan mengambil langsung naskah UN itu ke Mapolres. Selanjutnya akan dikirim ke lembaga penyelenggara UN.

"Saat ini panitia masih melakukan pemilihan naskah soal yang akan didistribusikan ke masing-masing Polsek," ucapnya.

Menurut Kepala Bidang TK/SD Disdik Bangkalan Fauzi, tehnik pendistribusian naskah pada kecamatan berbeda dengan tahun sebelumnya.

Jika pada tahun 2012, pendistribusian ditangani Disdik Kabupaten Bangkalan. Namun, tahun ini diserahkan langsung kepada Kepala UPT Disdik Kecamatan dan Kapolsek untuk bersama-sama mengambil soal UN di Mapolres Bangkalan. N nus/ant

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana