pencarian berita:
Jurnal Nasional - Selasa, 29 November 2011 halaman 4
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Kewenangan Penyadapan KY Dilakukan Hati-hati
Bogor | Selasa, 29 November 2011
Aliyudin Sofyan

Kewenangan penyadapan yang akan dijalankan Komisi Yudisial (KY) harus dipahami dengan baik oleh berbagai pihak. Untuk menggunakannya, KY akan memperhatikan aspek kehati-hatian.

"Kewenangan (penyadapan) tersebut tidak boleh digunakan serampangan, dan harus tetap mengikuti mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang, jadi tidak ada yang perlu dirisaukan," kata Komisioner bidang Hubungan antar Lembaga KY, Ibrahim di Bogor, Senin (28/11).

Menurutnya kewenangan yang diberikan UU Nomor 18 tahun 2011 tentang KY tidak perlu dianggap sebagai sebuah ancaman bagi penegak hukum dalam menjalankan aktivitasnya.

"Saya kira KY akan menggunakan kewenangan itu secara baik, karena kita harus berkoordinasi kepada aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan melakukan penyadapan," ujar Ibrahim.

Ibrahim mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap KY untuk memperbaiki sistem peradilan Indonesia sangat besar. "Ekspektasi (harapan) masyarakat terhadap KY sangat tinggi dalam melakukan tugasnya saat ini," kata Ibrahim.

Laporan terkait ketidakprofesionalan hakim, kata dia, sering diterima diikuti desakan untuk mengganti anggota majelis hakim. Namun hal itu tidak dapat direalisasikan karena bukan kewenangan KY.

"Namun dalam UU KY yang baru, ada kewenangan penyadapan yang bisa dilakukan terhadap aparat penegak hukum yang terindikasi kuat melakukan pelanggaran kode etik," ujar Ibrahim. n Musdalifah

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana