pencarian berita:
Jurnal Nasional - Senin, 22 Juli 2013 halaman 30
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Rasulullah Ingin Membeli Baju
 | Senin, 22 Juli 2013
Budi Winarno

Nabi Muhammad SAW adalah sumber kisah tentang kebaikan. Begitu banyak kisah kemuliaan Nabi yang diturunkan kepada kita. Kisah yang satu ini tentang Nabi yang ingin bergenti baju karena gamisnya sudah kusam.

Ketika menuju pasar, di tengah perjalanan, Nabi bertemu dengan seorang wanita yang sedang menangis. Ternyata wanita itu kehilangan uang. Dengan kemurahan hati, Rosul memberikan 2 dirham kepadanya.

Rasulullah pun melanjutkan angkahnya ke pasar. Di pasar, dibelinya sepasang baju dengan harga 4 dirham. Lalu nabi bergegas pulang. Di tengah perjalanan, Muhammad bertemu dengan orang tua yang telanjang. Dengan iba, orang itu memohon sepotong baju yang baru dibelinya. Karena tidak tahan melihatnya, Muhammad memberikan baju itu. Maka kembalilah beliau ke pasar untuk membeli baju lagi dengan uang tersisa 2 dirham.

Ketika hendak pulang lagi, Rasulullah SAW kembali bertemu dengan wanita yang menangis tadi. Wanita itu nampak bingung dan gelisah. Ia takut pulang karena khawatir dimarahi majikannya akibat sudah terlambat. Dengan kemuliaan hati beliau, Rasul langsung menyatakan kesanggupan untuk mengantarkannya.

"Assalamu'alaikum warahmatullah", sapa Rasulullah SAW ketika sampai rumah majikan wanita itu. Mereka yang di dalam semuanya terdiam, padahal mendengarnya. Ketika tak terdengar jawaban, Rasulullah SAW memberi salam lagi dengan keras. Tetap tak terdengar jawaban. Rasul pun mengulang untuk yang ketiga kalinya dengan suara lantang, barulah mereka menjawab dengan serentak.

Rupanya hati mereka diliputi kebahagiaan dengan kedatangan Nabi. Mereka menganggap salam Rasulullah SAW sebagai berkah dan ingin terus mendengarnya. Rasulullah SAW lalu berkata,"Pembantumu ini terlambat dan tidak berani pulang sendirian. Sekiranya dia harus menerima hukuman, akulah yang akan menerimanya". Mendengar ucapan itu, mereka kagum akan akan budi pekerti beliau. Mereka akhirnya menjawab, "Kami telah memaafkannya, dan bahkan membebaskannya."

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana