pencarian berita:
Jurnal Nasional - Selasa, 04 Desember 2012 halaman 3
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
Rahudman Diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi
Medan | Selasa, 04 Desember 2012
Aliyudin Sofyan

WALIKOTA Medan, Rahudman Harahap, Senin (3/12), akhirnya untuk yang pertama kalinya diperiksa penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut)sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelewengan anggaran tunjangan penghasilan aparat pemerintah desa, senilai Rp1,5 miliar di Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Dugaan korupsi yang dilakukannya saat ia menjabat Sekretaris Daerah (Sekda).

Saat tiba digedung Kejati Sumut Jalan AH. Nasution Medan, Rahudman Harahap tampak dikawal oleh tiga orang tim pidana khusus. Sambil tersenyum, dirinya lalu masuk ke dalam ruangan Kepala Kejati Sumut, untuk menjalani pemeriksaan.

"Saya tidak korupsi, siapa yang bilang?" katanya saat diwawancarai sejumlah wartawan yang menunggunya sejak pagi.

Menurut penyidik kejaksaan, fokus pemeriksaan terhadap Rahudman, adalah soal adanya penggunaan keuangan daerah yang tidak sesuai peruntukannya. Karena dari sejumlah bukti, akibat kebijakan Rahudman dalam pengelolaan keuangan negara yang tidak sesuai saat menjabat Sekda di Kabupaten Tapsel, negara diduga mengalami kerugian Rp1 miliar lebih.

Pemeriksaan Rahudman Harahap ini sebelumnya sempat menjadi perdebatan panjang. Dimasa Kepala Kejati Sumut dipegang Sution Usman Adji, sejumlah bukti kuat dugaan korupsinya sudah dimiliki. Bahkan pada saat itu, Sution, meyakini penetapan tersangka yang dibuatnya, tidak akan mungkin salah.

Namun saat posisinya digantikan oleh AK. Basyuni Masyarif, kasus Rahudman Harahap, yang saat ini menjabat sebagai Walikota Medan sempat diajukan ke Kejagung untuk di hentikan penyidikannya atau di SP3.

Tetapi Kejagung, menolaknya dan memerintahkan Kejati Sumut, agar memperdalam dugaan korupsi tersebut.

"Kejagung menilai ada peluang untuk menyelesaikan kasus ini, dengan mendapatkan bukti yang dibutuhkan," kata Kepala Kajati Sumut, Noor Rahmad.

Jaksa Agung RI Basrief Arief juga saat diwawancarai Jurnal Nasional ketika berada di Medan Rabu (2/11) lalu, menegaskan tidak akan menghentikan pengusutan kasus dugaan korupsi yang dilakukan Rahudman Harahap.

"Saya tegaskan kasusnya Rahudman gak akan berhenti. Bukan di Sumut aja, didaerah lain juga begitu. Jangan coba-coba dihentikan kalau buktinya kuat, harus dituntaskan itu," tegas Basrief Arief.

Selain pernyataan Basrief Arief, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas juga memberikan komentar yang sama. "Kalau memang ada indikasi korupsinya, harus diusut sampai tuntas," tegasnya.

Hingga Senin sore, tersangka Rahudman Harahap, masih terus diperiksa secara intensif. Namun menurut sumber Jurnal Nasional di Kejati Sumut, tersangka belum akan ditahan. n Heri Surbakti.

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana