pencarian berita:
Jurnal Nasional - Jum'at, 09 Desember 2011 halaman 27
 
Alamat
Pilih halaman:
Date:
Cls
PB Exist Targetkan Sumbang Pemain Pelatnas 2013
Jakarta | Jum'at, 09 Desember 2011
Delia Mustikasari

PERKUMPULAN bulu tangkis (PB) Exist memang baru berdiri setahun lalu. Tapi, klub yang bermarkas di Ancol, Jakarta Utara itu beranimemasang target dapat ikut menyumbang pemain bagi Pelatnas Cipayung dalam dua tahun ke depan.

"Target kami dalam dua tahun ke depan kami sudah dapat menghasilkan pemain untuk Pelatnas," ujar ketua harian PB Exist Alfianto Wijaya di Jakarta, Kamis (8/12). Untuk mewujudkan target itu, PB Exist diperkuatdua pelatih yang pernah melatih di Pelatnas, Marlev Mainaky dan Thomas Indratjaya.

Menurut Sekjen PB Exist Michael Kwok PB Exist telah terdaftar Mei di PBSI Jakarta Utara dan didirikan Alex Tirta sebagai bentuk totalitasnya terhadap bulutangkis. Klub ini tidak ada sumber pemasukan dari pihak lain. Salah satu sponsornya adalah Kawasaki yang membantu peralatan hingga kostum.

Dikatakan Alfianto meski terhitung baru, PB Exist telah membina 32 atlet yang diperoleh lewat hasil seleksi di daerah. Mereka diasramakan di Sunter dan kami biayai sepenuhnya. “Ke depan kami akan mengirimkan mereka ke Kejuaraan Singapura Youth Internasional. Paling tidak kami akan mengirimkan mereka ke kejuaraan tingkat Asia,‘ ucap Alfianto lagi.

Untuk semakin mengembangkan klub, PB Exist juga berencana menggelar kejuaraan pada Januari 2012. “Kami memang tidak sebesar klub lainnya, tapi berbekal pelatih dengan reputasi internasional kami berniat meningkatkan reputasi klub,‘ ujar Alfianto.

“Kami berharap kehadiran PB Exist mampu meningkatkan prestasi bulu tangkis di Jakarta Utara dan melahirkan atlet bulu tangkis berkualitas pada umumnya. Hasilnya salah satu atlet binaan kita, Fitrianti sudah dua kali Juara Sirkuit Nasional kategori pemula putri. Paling tidak selama dua tahun berlatih mereka sudah bisa masuk pelatnas,‘ kata Alfianto.

Sementara Marleve mengaku bergabung dengan PB Exist karena kepedulian terhadap perbulutangkisan nasional. Marleve, yang sempat dua kali mengundurkan diri dari pelatnas, terakhir Juli lalu akhirnya resmi menangani atlet di PB Exist sejak September lalu. “Ini adalah bentuk kepedulian saya terhadap bulutangkis Indonesia. Sebelumnya saya bertemu dengan pemilik klub, Bapak Alex Tirta untuk membicarakan visi dan misi klub. Beliau memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap kemajuan bulu tangkis,‘ kata Marleve.

Dia melihat bentuk kepedulian Alex Tirta di antaranya lewat pemberian fasilitas yang diberikan. “Selain fasilitas asrama pemain yang berlatih juga diberangkatkan ke sirkuit nasional (nasional). Disini saya tertantang untuk membentuk pemain muda karena kita sudah tertinggal dua sampai tiga generasi. Saya berharap lewat kontribusi yang diberikan mampu memunculkan pemain berpotensi dan saya meminta dukungan juga dari masyarakat,‘ tutur Marleve.

Di PB Exist, Marleve dibantu dua asisten pelatih menangani sektor tunggal dan berlatih di GOR Galaxy, Jakarta Utara dan juga menyusun program sendiri. “Sementara ini saya menangani sendiri untuk semua kategori dari pemula hingga taruna. Mereka berasal dari macam-macam daerah seperti Jakarta Utara, Banten, Jawa Timur, Klaten, Solo, dan Ambon. Saya berharap setelah dua tahun berlatih mampu menembus pelatnas,‘ ucapnya.

Sebenarnya pria yang pernah memperkuat Tim Thomas Indonesia sebanyak tiga kali ini sempat mendapat tawaran dari empat negara, yakni Malaysia, Polandia, Jepang, Jerman. Sedangkan Thomas akan menangani pemain ganda. Sebelumnya Thomas pernah menangani Klub di Boston selama dua tahun setelah mengundurkan diri dari pelatnas pada Desember 2010. “Saya menerima tantangan dari Bapak Alex untuk membantu para pemain berbakat,‘ ucap Thomas.

close
copyright © 2011 PT. Media Nusa Pradana